Bahar bin Smith Bantah Isu Dirinya Dipukuli

Abadikini.com, JAKARTA – Bahar bin Smith, terpidana kasus penganiayaan anak membahtah isu dirinya dipukuli oleh petugas lembaga pemasyarakatan Nusakambangan dan rambutnya dipotong usai dipindahkannya ke sana pada Selasa (19/5) dari Lapas Gunung Sindur, Bogor..

Hal tersebut disampaikan Bahar dalam sebuah video yang beredar di media sosial dan dikonfirmasi oleh pengacaranya, Aziz Yanuar, Senin (25/5). “Ya, video itu benar,” kata Aziz saat dikonfirmasi

Dari video yang viral di media sosial, tak terlihat lagi rambut panjang dan berwarna pirang khas Bahar bin Smith.

Ia menjelaskan rambutnya dipotong sesuai dengan SOP Lapas Batu Nusakambangan. Ia pun tak keberatan dan tanpa ada paksaan dari siapapun mengenai rambutnya dipangkas.

“Adapun masalah rambut, sesuai dengan SOP yang ada di Nusakambangan ini bahwasanya setiap warga binaan yang baru dipotong rambutnya, maka saya sebagai warga binaan yang taat dan patuh kepada aturan, maka saya bersedia rambut saya dipotong,” ucap Bahar dalam sebuah videonya, Ahad (24/5).

Bahar menegaskan bahwa pemotongan rambut panjangnya dilakukan tanpa paksaan, baik dari petugas Lapas Nusakambangan maupun dari narapidana lainnya. “Tanpa ada paksaan dari siapa pun, enggak ada yang bisa maksa saya,” tegas Habib Bahar.

Dalam video yang viral di media sosial, Bahar bin Smith juga mengungkap kondisi kesehatan dirinya di Lapas Nusakambangan. Ia juga mengaku mendapatkan perlakuan baik dari petugas.

Sebelumnya, Bahar bin Smith mendapat bebas bersyarat dari Lapas Pondok Rajeg pada 16 Mei. Dia bebas melalui program asilmilasi atas hukuman tiga tahun penjara dalam kasus penganiayaan terhadap dua remaja.

Bahar saat bebas langsung menuju kediamannya di Pondok Pesantren Tajul Aliwiyin kawasan Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedatangannya disambut banyak orang. Terutama para santri yang selama ini menuntut ilmu di pondok pesantrennya.

Mereka yang menyambut Bahar tidak mematuhi imbauan physical distancing di tengah pandemi virus corona. Tidak ada yang menjaga jarak satu sama lain. Dia sempat menyampaikan ceramah di hadapan lautan massa. Berselang hari kemudian, Bahar kembali dijebloskan ke penjara.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close