Kisah Nabi Muhammad, Dukun Masuk Islam ketika Rasulullah Dianggap Gila

Abadikini.com – Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam memang tidak mudah. Banyak orang yang memusuhinya, hingga memfitnahnya supaya jalan dakwah Muhammad sang Rasulullah terhambat khususnya di Kota Makkah kala itu.

Dikutip dari laman NU Online, Senin (27/4/2020), Rasulullah pernah diserang oleh musuhnya. Namun bukan dihakimi secara fisik, melainkan kejiwaan atau psikisnya. Saat itu ia difitnah gila karena mengaku-ngaku sebagai Nabi dan utusan Allah SWT.

Saat itu sebagian masyarakat Makkah tidak menerima kehadiran Rasulullah yang tengah berdakwah menyebarkan Islam dan mengajak semua orang untuk beralih ke jalan yang benar. Namun fitnah terus menyerangnya hingga beberapa warga Makkah pun percaya bahwa kekasih Allah itu gila.

Desas-desus Nabi Muhammad dianggap gila kemudian sampailah kepada seorang dukun dari Azd Syanu’ah, Yaman, Dhimad Al-Azdi. Ia mendenggar isu Muhammad gila ketika dirinya tiba di Makkah.

Al-Azdi panggilannya, segera mencari Rasulullah dengan niat ingin mengobati. Dukun tersebut terkenal biasa memberi pengobatan kepada pasiennya melalui hembusan angin.

Sampailah Al-Azdi bertemu dengan Rasulullah dan menawarkan pengobatan. Kemudian Nabi pun tiba-tiba berkata yang membuat dukun itu tercengang.

“Sesungguhnya pujian itu bagi Allah. Kami memuji dan memohon pertolongan kepada-Nya. Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, tak seorang pun bisa menyesatkannya. Dan siapa yang disesatkan Allah, tak seorang pun bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Ilah selain Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya,” kata Rasulullah merespons penawaran Al-Azdi sebagaimana tertera dalam buku Sirah Nabawiyah (Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri, 2012).

Kemudian Al-Azdi pun terbelalak, dalam hatinya bertanya-tanya bagaimana bisa orang yang dianggap gila dapat mengucapkan perkataan yang begitu indah. Hingga akhirnya Rasulullah pun mengucapkannya hingga tiga kali karena dukun itu memintanya agar lebih memastikan bahwa orang yang sedang dihadapinya benar gila atau tidak.

“Berikanlah tanganmu, biar aku berbaiat atas nama Islam,” kata Rasulullah kepada Al-Azdi. Saat itu juga Al-Azdi mengucapkan dua kalimat syahadat dan di tangan Rasulullah ia akhirnya memeluk Islam.

Sumber Berita
Okezone Muslim
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close