Siapa Yang Bilang Kim Jong Un Sudah Meninggal, Pemimpin Korsel: Dia Masih Hidup dan Sehat

Abadikini.com, PYONGYANG -Ketidakhadiran pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam beberapa acara penting kenegaraan sejak awal bulan ini memicu sejumlah spekulasi media tentang kondisi kesehatannya yang dilaporkan memburuk. Sejumlah media menyebut dia sedang dalam masa pemulihan setelah operasi jantung dan sebagian lagi bahkan menyebut dia sudah meninggal.

Moon Chung-in, penasihat senior kebijakan luar negeri Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, membantah rumor yang menyebut berbagai kondisi sang pemimpin Korut itu. Dia mengatakan sepanjang yang diketahui Seoul, Kim dalam keadaan masih hidup dan sehat.

“Pendapat pemerintah kami tetap,” kata Moon ketika berbicara dengan CNN kemarin, seperti dilansir laman Sputnik News, Minggu (26/4/2020). “Kim Jong-un masih hidup dan sehat. Dia berada di Wonsan sejak 13 April. Tidak ada pergerakan mencurigakan selama ini.”

Komentar Moon ini disampaikan setelah sejumlah pejabat Korsel juga masih tetap tenang di tengah berbagai spekulasi media. Pekan lalu pejabat senior di kantor kepresidenan Korsel mengatakan kepada harian Chosun Ilbo bahwa Kim “diyakini berada di luar Pyongyang dengan keluarga dekatnya dan menjalankan tugasnya seperti biasa.” Korsel yang masih bersitegang dengan Korut diketahui memang biasa memantau keadaan pemimpin negara tetangganya itu.

Kemarin lembaga peneliti berbasis di Washington, 38 North mengatakan, citra satelit memperlihatkan sebuah kereta yang biasa ditumpangi pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berada di lokasi tempat dia biasa menghabiskan waktu untuk liburan di pesisir timur Korut.

Analisa dari 38 North, menyatakan, sebuah kereta yang kemungkinan milik Kim terparkir di stasiun kereta di lokasi lahan pribadi di Wonsan sejak 21 April. Wonsan berjarak sekitar 230 kilometer dari Pyongyang.

“Citra satelit menandakan kereta itu tiba sebelum 21 April dan masih ada di sana pada 23 April dalam posisi siap berangkat,” kata pengamat di 38 North. “Belum ada tanda-tanda kapan kereta itu akan berangkat.”

Rumor tentang kondisi kesehatan Kim menyebar ke media Barat setelah laporan dari CNN dan Daily NK, situs berita harian berbahasa Inggris di Korsel, yang menyebut Kim dalam keadaan kritis setelah menjalani operasi jantung.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya mengatakan dia mendoakan Kim agar segera pulih tapi kemudian menyebut laporan CNN itu “keliru” dan berdasarkan “dokumen lama”.

Kim yang diyakini berusia 36 tahun sebelumnya juga pernah hilang dari laporan media pemerintah. Pada 2014 dia menghilang selama lebih dari satu bulan dan stasiun televisi Korut kemudian memperlihatkan dia berjalan pincang. Spekulasi tentang kondisi kesehatan Kim dipicu kegemarannya merokok, kelebihan berat badan sejak dia naik ke tampuk kekuasaan dan keluarganya punya riwayat sakit jantung.

Ketika ayah Kim, Kim Jong-il menderita strike pada 2008, media Korsel melaporkan kala itu, dokter China terlibat dalam perawatan sang ayah bersama dokter Prancis.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close