Harga Minyak Jatuh Lagi! Kemarin Minus, Kini Cuma US$11/barel

Abadikini.com, JAKARTA – Harga minyak mentah berjangka AS masih terus mengalami cobaan.

Baca Juga

Meski kontak WTI Mei sudah berada di zona positif US$ 10,01 per barel pada Selasa (21/4/2020), setelah berakhir negatif di bawah US$0 pada Senin (20/4/2020), kali ini WTI kontrak Juni juga drop 40% di akhir perdagangan.

Kontrak Juni di NYMEX turun 43,37% atau berakhir US$11,57 per barel. Harga bahkan sempat jatuh 60% dan diperdagangkan di US$7 per barel.

Padahal Senin (20/4/2020), kontrak Juni masih menyentuh US$20 per barel di NYMEX. Kontrak WTI untuk Juli pun turun sekitar 31% menjadi US% 18,04.

Bukan hanya WTI, patokan minyak internasional lainnya yakni Brent juga jeblok 28% dan diperdagangkan pada US$18,29 per barel. Kemarin, Brent bahkan sempat menyentuh level terendah sejak 2001, ke US$18,10.

“Minyak berjangka masih menentang gravitasi,” kata analis pasar minyak Rystad Energy, Louise Dickson, dikutip dari CNBC International.

“Momen ini tentu saja historis … kelebihan pasokan menjadi jelas tetapi pasar tak menyedari.”

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan tak akan membiarkan energi migas AS jatuh. Ia mengaku sudah menginstruksikan menterinya untuk membuat rencana.

“Kami tak akan mengecewakan industri minyak dan gas AS yang hebat,” ujarnya di Twitter @realDonaldTrump.

Twitter

“Saya telah menginstruksikan Menteri Energi dan Pembendaharaan Negara untuk merumuskan rencana yang akan menyediakan dana (bantuan) sehingga perusahaan dan pekerjaan yang sangat penting ini bisa diamankan lebih jauh di masa depan!.”

Sumber Berita
CNBC

Baca Juga

Back to top button