Bak Kisah James Bond, Inilah Agen-agen Intelijen Legendaris di Dunia Nyata

Abadikini.com, JAKARTA – Film-film mengenai spionase mayoritas mendulang sukses besar. Bahkan dibuat berseri-seri. Sebut saja James Bond, Jason Bourne, Mission: Impossible, dan yang lainnya. Aksi-aksi para jagoan, intrik dan pengkhianatan adalah menu wajib dalam film spionase.

Hampir sama dengan di film, dunia spionase atau mata-mata sangat dekat dengan aksi pengkhianatan yang dilakukan individu ataupun kelompok. Berikut aksi mata-mata paling sukses di dunia.

1. Frederick Joubert Duquesne (Mata-mata Jerman)

Frederick Joubert Duquesne, dijuluki “Black Panther”, adalah seorang mata-mata Jerman selama perang dunia kedua. Dipicu oleh kebenciannya kepada Inggris dan perlakuan mereka terhadap anak-anak dan wanita Boer, ia berpaling ke spionase dan bertanggung jawab untuk menyampaikan rahasia-khususnya tentang persenjataan Sekutu dan pengiriman gerakan ke pasukan Jerman. Duquesne juga mendirikan organisasi “Duquesne Spy Ring”. Kemudian dia dan 33 anggotanya dijatuhi hukuman 300 tahun penjara.

2. Klaus Fuchs (Mata-mata Uni Soviet)

Klaus Fluchs, seorang fisikawan kelahiran Jerman yang ikut andil dalam pembuatan senjata fisi pertama dan model awal dari bom hidrogen. Setelah melarikan diri dari Jerman selama rezim Nazi , Fuchs bekerja di Inggris untuk proyek bom atom Inggris. Selama di Inggris, Fuchs berbalik menjadi mata-mata dan mulai memberikan informasi kepada Soviet. Ini berlangsung selama dua tahun, Fuchs terus memberikan informasi kepada KGB. Dia diinterogasi pada 1946 oleh pemerintah Inggris dan dijatuhi hukuman 14 tahun penjara.

3. Virginia Hall (Mata-mata Amerika Serikat)

 

Dikenal dengan julukan “Artemis” di Jerman, Virginia Hall adalah seorang mata-mata AS yang bekerja dengan Operasi Khusus selama Perang Dunia II pada 1940 untuk sebuah divisi dari CIA. Usahanya termasuk membantu operasi Underground Prancis di Vichy dan sebagai koresponden perlawanan Prancis. Virginia dikenal sebagai “yang paling berbahaya dari semua mata-mata Sekutu”.

4. The Cambridge Five (Mata-mata Uni Soviet)

The Cambridge Five merupakan julukan untuk 5 orang Inggris yang berprofesi sebagai mata-mata untuk Uni Soviet. Kelima mata-mata tersebut adalah Kim Philby, Donald Duart Maclean, Guy Burgess, dan Anthony Blunt. Mata-mata kelima hingga saat ini indentitasnya masih belum diketahui.

Semasa Perang Dunia II, The Cambridge Five membocorkan sejumlah informasi penting pada Uni Soviet. Selain bertugas untuk membocorkan informasi untuk Uni Soviet, The Cambridge Five juga diberi tugas memberikan informasi palsu untuk Nazi.


5. Sidney Reilly (Mata-mata Ukraina)

Kepopuleran nama Sidney Reilly sudah menyebar ke beberapa negara di dunia. Bersama dengan Dusan Popov, Sidney Reilly juga dikatakan adalah inspirasi dari tookoh James Bond. Reilly adalah sosok mata-mata handal, berkharisma, penipu ulung, dan memiliki banyak akal.

Reilly diketahui menjadi dalang dibalik aksi menggulingkan pemerintahan Uni Soviet pada 1925. Sayangnya aksi tersebut tercium oleh pemerintah Uni Soviet. Reilly kemudian ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

6. Nathan Hale (Mata-mata AS)

Pria inilah yang menjadi cikal bakal mata-mata di Amerika Serikat. Nathan Hale yang merupakan seorang kapten pasukan Continental ketika masa perang Revolusi Amerika pada 1775 merupakan mata-mata terkenal pertama dari Negeri Paman Sam.

Jika sebelumnya negara yang menunjuk orang menjadi mata-mata, justru Hale yang menawarkan sendiri menjadi seorang spionase. Hale yang diterima menjadi mata-mata Amerika, ditugaskan untuk mengumpulkan sejumlah informasi di Inggris. Aksi mata-mata Hale berhasil diketahui Inggris dan akhirnya dihukum mati.

Sumber: explorade.com

Sumber Berita
Sindonews

Baca Juga

Back to top button