Mancini Harapkan Sepak Bola Bisa Pulihkan Semangat Warga Italia

Abadikini.com, JAKARTA – Pelatih kepala Timnnas Italia Roberto Mancini berharap, sepak bola di negara itu dapat kembali secepatnya, dan menjadi hiburan yang menyemangati warga.

Baca Juga

Diketahui, semua kompetisi besar di dunia, termasuk Serie A sedang ditangguhkan sebagai bagian dari upaya untuk memerangi penyebaran COVID-19, dengan Italia utara sangat terpengaruh oleh virus ini.

Mancini dijadwalkan untuk memimpin Azzurri di Euro 2020 pada Juni, tetapi turnamen telah tangguhkan hingga 12 bulan ke depan.

Mantan bos Inter dan Manchester City itu percaya olahraga dapat bertindak sebagai pendorong sosial bagi masyarakat yang terpukul keras oleh peristiwa beberapa pekan terakhir.

“Ini adalah hal yang mengerikan bagi banyak keluarga yang kehilangan orang yang dicintai,” kata Mancini kepada SportMediaset.

“Saya berharap semuanya kembali seperti sebelumnya. Saya mendengar beberapa pemain, mereka semua baik-baik saja dan saya harap kami bisa kembali bermain secepat mungkin,” kata dia.

“Saya harap ini dimulai, karena sepak bola juga merupakan hal sosial yang sangat penting, maka kita akan lihat apa yang akan terjadi,” tukasnya.

“Dan aku berharap hal yang mengerikan ini akan segera berakhir. Ini akan membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian, tetapi kita layak untuk kembali hidup seperti sebelumnya. Segala sesuatu yang terjadi adalah tidak adil,” jelas pelatih asal Italia ini.

Serie A berhenti di tengah perburuan gelar, dengan juara bertahan Juventus satu poin di depan Lazio dengan 12 pertandingan tersisa.

Mancini percaya bahwa penangguhan liga yang tidak terjadwal dan panjang akan menyebabkan ketidakpastian jika tindakan dilanjutkan.

“Saya pikir apa pun bisa terjadi karena tidak pernah ada pergolakan seperti itu,” katanya.

“Sulit untuk membuat prediksi. Juventus memimpin dan tetap yang terkuat, tetapi apa pun bisa terjadi. Inter juga bisa kembali ke klasemen dan Atalanta. Ketika kamu berhenti begitu lama, itu bisa mengubah segalanya. Tidak ada yang dikecualikan,” tukasnya.

Sumber Berita
Sindonews

Baca Juga

Back to top button