WhatsApp Buat Perubahan Radikal untuk Lawan Hoaks

Abadikini.com, JAKARTA – Whatsapp membuat kebijakan radikal di platformnya untuk memerangi misinformasi dan hoaks yang belakang meningkat signifikan. Yakni, pesan hanya bisa di-forward sekali dalam kurun waktu tertentu.

WhatsApp mengatakan kebijakan ini agar aplikasi chatting ini tetap aman dan personal bagi penggunanya. Dalam beberapa minggu terakhir terjadi kenaikan jumlah forward pesan yang signifikan.

“Berdasarkan laporan pengguna jumlah tersebut terasa terlalu banyak dan berkontribusi terhadap penyebaran informasi yang salah (misinformasi),” ujar WhatsApp dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2020).

“Kami percaya akan pentingnya memperlambat penyebaran pesan seperti itu untuk menjaga agar WhatsApp tetap menjadi tempat berlangsungnya percakapan pribadi.”

WhatsApp menambahkan pihaknya juga bekerja sama langsung dengan LSM dan pemerintah, termasuk WHO dan kementerian nasional di lebih dari 20 negara untuk membantu pengguna mendapatkan informasi yang akurat.

“Kami yakin bahwa yang paling dibutuhkan pengguna saat ini adalah dapat terhubung secara privat. Tim kami bekerja keras untuk menjaga WhatsApp tetap berjalan secara reliabel selama krisis global yang belum pernah terjadi sebelumnya,” terang WhatsApp.

Sebelumnya WhatsApp telah menandai pesan yang di-forward berkali-kali dengan tanda panah ganda, agar pengguna mengetahui pesan tidak berasal dari kontak yang telah meneruskan pesan tersebut.

Whatsapp juga telah membuat kebijakan membatasi forward pesan maksimal 5 kali pada 2019 untuk membatasi viralitas pesan. Ketika bijakan tersebut diterapkan terjadi penurunan pesan yang di-forward sebanyak 25% secara global.

Sumber Berita
cnbc
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close