Novel Bamukmin Gagal Paham Soal Ibu Kota Baru, Dimana Letak Kepentingan Aseng?

Abadikini.com, JAKARTA – Ketua Umum Media Center PA 212 Novel Bamukmin menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggunakan dana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru dalam menangani pandemi virus corona atau Covid-19.

Ia menilai rencana pemindahan Ibu Kota Negara belum diperlukan. Ia pun menduga rencana pemindahan IKN untuk memenuhi kepentingan pihak tertentu.

“Demi syahwat perut mereka dan ambisi politik mereka yang kalah untuk bisa menguasai ibu kota negara yang telah ada. Diduga kuat juga untuk kepentingan aseng, yang mana IKN akan menjadi pusat penjajahan,” tegasnya kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Lebih lanjut, ia juga menyoroti rencana Presiden Jokowi yang hendak menggratiskan biaya listrik selama 3 bulan ke depan.

Menurut dia, sebaiknya pemerintah merevisi alokasi anggaran pemindahan IKN jika kesulitan mendanai penggratisan listrik.

“Kalau pun sampai terbentur keterbatasan dana maka harus diambil dari anggaran lain yang belum urgent yaitu anggaran pemindahan ibu kota negara yang jumlahnya kurang lebih 419 triliun itu,” ucapnya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran penggratisan listrik, belum sebanding dengan biaya pemindahan IKN.

“Jangan sampai rakyat Indornesia yang sudah jelas keberadaanya sengsara dibanding dengan IKN yang tidak jelas,” tukasnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi .

Sumber Berita
Wartaekonomi
Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close