Jangan Nyamar Jadi Tukang Bakso Terus, Intel Indonesia Bisa Jadikan 6 Profesi Ini sebagai Cover Penyamaran

Abadikini.com, JAKARTA –

Abang tukang bakso

bawa walkie talkie

kijang satu, ganti

Kamu pasti familiar dengan lagu di atas? Yap, lagu di atas merupakan pelesetan dari lagu anak-anak “Abang Tukang Bakso”. Lirik lagu aslinya sengaja digubah menyindir intel yang kerap mengintai dengan berpura-pura menjadi tukang bakso.

Pelesetan lagu tersebut membuktikan bahwa berpura-pura jadi tukang bakso sudah nggak bisa lagi diterapkan. Mereka mesti mencari profesi lain biar operasinya nggak gampang ketahuan. Dan inilah 6 profesi yang menurut Hipwee Hiburan cocok untuk menggantikan profesi tukang bakso jadi penyamaran.


1. Jadi sopir ojol sepertinya sangat membantu kinerja intel. Komunitasnya, kan, banyak tuh jadi ngulik informasinya lebih gampang

Sambil ngetem ngulik informasi. via www.era.id

Komunitas ojol makin hari makin besar dan solid. Ini bisa dimanfaatkan intel untuk mendapatkan informasi dari tiap anggota ojol. Kalau lagi nunggu orderan bareng bisa deh tuh ngulik informasi tipis-tipis dari supir ojol lain.

2. Biar masyarakat nggak dapat asupan mecin terus, ada baiknya intel menyamar jadi penjual pecel. Masyarakat juga butuh gizi dari sayuran!

Sekalian memperbaiki gizi masyarakat. via www.youtube.com

Para intel perlu mempertimbangkan gizi yang dibutuhkan oleh masyarakat juga, karena pada umumnya, bakso merupakan makanan yang cukup banyak mengandung vetsin. Makanya, mending menyamar jadi ibu-ibu pecel yang jualannya ditaruh di kepala, lebih banyak gizinya deh.

3. Sekali-kali intel juga perlu mempertimbangkan jualan es kepal milo. Biar kalau kepanasan nggak tersiksa banget

Biar nggak tersiksa banget kalau kepanasan. via blog.airyrooms.com

Pengintaian selalu dilakukan siang hari saat panas terik. Kasihan intelnya kalau jualannya bakso, mereka pasti kegerahan. Biar kerja nggak terasa berat banget, ada baiknya jualan es kepal milo. Jadi ketika kepanasan, tinggal minum es bikinan sendiri. 😀

4. Lagian ngapain sih nyamar jadi tukang bakso, kan, bikinnya ribet. Mending nyamar jadi penjual cimol yang gampang banget penyajiannya

Eh, ini Cimoy ding, salah, maap. via sumut.idntimes.com

Menjual bakso terbilang ribet. Bagaimana jika pas lagi jualan tiba-tiba target muncul? Masa iya pelanggannya ditinggal? Mending jualan cimol, penyajiannya cenderung lebih mudah. Intel bisa lebih fokus. Btw, maaf, ya, gambarnya salah. Hehehehe.

5. Mengintai sambil bersihin lingkungan itu mulia banget lo. Nggak usah malu jadi tukang bersihin sampah toh bermanfaat bagi sekitar

Sekalian kampanye kebersihan. via dnewsbsi.wordpress.com

Profesi yang dijadikan penyamaran nggak harus selalu yang profitable. Bisa juga jadi tukang sampah yang suka bersihin jalan. Justru profesi ini lebih membawa manfaat langsung bagi sekitar daripada yang sekadar jualan. Mengintai sambil kampanye Go Green. Mantul!

6. Jualan wedang uwuh keliling nih pasti laris banget. Kalau operasinya gagal setidaknya ada pemasukan 😀

Nggak apa-apa jualan asal pakai masker dan rajin cuci tangan. via travel.kompas.com

Wedang uwuh belakangan ini lagi naik daun. Minuman khas Jogja yang dibuat dari rempah-rempah dipercaya dapat menjaga stamina dan imun tubuh. Banyak yang mencari demi menjaga tubuh tetap fit di tengah pandemi corona. Jadi setidaknya kalau pengintaiannya gagal, ada pemasukan biar nggak nyesek-nyesek banget. 😀

Itulah beberapa profesi yang perlu dicoba intel. Jangan jadi tukang bakso terus, orang juga pada tahu. Lagian kasihan juga tukang bakso aslinya kalau semua intel jadi tukang bakso. Pemasukan mereka pasti berkurang. 😀

Sumber Berita
Hipwee
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close