Mahasiswa UI Buat Aplikasi EndCorona Untuk Deteksi Covid-19

Abadikini.com, JAKARTA – Sejumlah mahasiswa Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI (Fasilkom UI) berkolaborasi membuat sebuah Platform Penyedia Asesmen Risiko terkena Covid-19 bernama EndCorona.

Inisiator EndCorona Arya Lukmana, Mahasiswa FKUI angkatan 2018 ini menuturkan, aplikasi EndCorona dilengkapi dengan berbagai fitur yang membantu masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19 di Indonesia. Salah satunya, fitur asesmen untuk mengetahui kondisi diri sendiri mengenai risiko mengalami Covid-19.

Arya menjelaskan, asesmen ini dapat digunakan untuk mengelompokkan pengguna sesuai kerentanannya mengidap Covid-19 dengan kategori risiko rendah, hati-hati, rentan, sangat rentan. Pengkajian tersebut didasarkan oleh pengkajian mendalam tim pembimbing FKUI-RSCM dari jurnal ilmiah terpercaya serta rekomendasi nasional dan internasional berbasis bukti.

“EndCorona hadir sebagai kanal informasi dan edukasi untuk membantu masyarakat menemukan pengetahuan yang benar berdasarkan Ilmu Kedokteran, memberikan informasi, situasi terkini, dan mencegah berkembangnya berita hoaks mengenai Covid-19,” ujar Arya dalam konferensi pers secara daring, Rabu (1/4/2020).

Awalnya EndCorona dirilis pada 28 Februari 2020 dalam bentuk media sosial di Instagram. Kemudian berlanjut ke pengembangan hingga saat ini telah beranggotakan sebanyak 16 orang.

Arya memerinci dalam pengoperasi ada fitur dalam EndCorona penting bagi masyarakat. Pertama, asesmen kerentanan Covid-19. Kedua, hotline lengkap rumah sakit di Indonesia dan dinkes daerah se-Indonesia. Ketiga, helpline FKUI. Keempat, konten edukasi dan berita terpercaya. Kelima, statistik harian data tracking untuk penelitian. Keunggulan platform ini adalah menggunakan teknologi Cloud sehingga akan cepat dengan downtime hampir tidak ada.

Kami berharap melalui aplikasi ini, masyarakat dapat menyadari akan risiko mereka terkena Covid-19 dan bertindak sesuai dengan kerentanan masing-masing,” sambung Arya.

Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam menyatakan pada situasi dan kondisi saat ini masyarakat membutuhkan informasi mengenai penyakit Covid-19.

“Mudah-mudahan aplikasi ini bisa menjadi salah satu solusi dan upaya bagi masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Topik Berita
Back to top button
Close