Lindungi Warga dari Bahaya Virus Corona, Desa Ini Dirikan Posko Pemantauan

Abadikini.com, MANGGAR – Pasca Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza mengeluarkan Status Tanggap Darurat Penanganan Covid 19 di Beltim dan menginstruksikan kepada Camat dan Kepala Desa untuk melakukan pemantauan mobilitas warga yang datang dari luar daerah dengancara mendirikan POSKO yang terdapat di Desa dan Kecamatan guna melakukan pemantauan pada Ahad (29/3/2020) lalau.

Baca Juga

“Pemantauan ini melibatkan seluruh stakeholder yang dikhususkan bagi warga yang datang dari Jakarta, Bandung, Yogakarta, Lombok, Bali dan daerah lainnya apalagi yang dari luar Negeri yang dimana diduga daerah tersebut tingkat penyebaran COVID-19 nya sudah menghawatirkan” kata Yuslih sesuai dengan Instruksi Bupati Belitung Timur Nomor 443/086/II/2020 Tanggal 27 Maret 2020.

Berdasarkan instruksi tersebut, Pemerintah Desa Burong Mandi melalui Tim Tanggap Covid Desa melakukan pembatasan bagi masyarakat yang akan masuk ke wilayah Desa Burong Mandi.

Hal ini disampaikan oleh Koko Haryanto, sebagai Penanggungjawab Tim Covid Desa Burong Mandi yang juga Anggota DPRD Belitung Timur kepada Abadikini.com, Rabu 1 April 2020.

Koko menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Desa Burong Mandi dengan membatasi gerak masyarakat yang akan masuk Burong Mandi sangat tepat, mengingat Desa Burong Mandi merupakan Desa Tujuan Wisata.

“Posko Tim Covid-19 Desa berfungsi untuk mengantisipasi dini pergerakan masyarakat dengan melakukan penyemprotan bagi yang masuk wilayah Desa Burong Mandi,” ujarnya.

“Ada 3 kegiatan yang kita lakukan di posko, yaitu, mendata pendatang yang masuk, menyemprot kendaraan dan pengendaranya serta pengecekan suhu badan”,” imbuhnya.

Selain itu kata Koko, Tim Covid-19 di posko akan memantau setiap warga yang datang dari luar daerah dan nanti akan ditandai untuk dilakukan pengawasan dengan ketat,” jelas legislator dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Koko juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat kooperatif dengan apa yang telah dilakukan oleh petugas,  karena ini untuk kebaikan kita bersama. Menurutnya, sebagai deteksi dini atas pencegahan masuknya covid 19 yang saat ini sudah ada 1 kasus di Belitung.

“Sejak pagi petugas sudah melakukan pendataan orang yang masuk ke wilayah Burong Mandi. Bagi yang hanya berkepentingan untuk piknik ke Desa Burong Mandi, kami sarankan untuk kembali pulang,  tidak kami izinkan masuk. Khusus yang memiliki kepentingan, kami tetap lakukan pemeriksaan sesuai SOP-nya,” jelasnya.

Dikatakannya, posko ini nanti juga akan disiapkan alat kesehatan standar yang disiapkan dari puskesmas Damar.  Selain itu,  bagi para donatur yang mau memeberikan bantuan ke Tim Covid Desa untuk alat pengamanan dan pemeriksaan, kami membuka pintu yang seluas luasnya,  misalnya untuk membantu masker, sarung tangan, hand sanitazer, desinfektan dan logistik lainnya.

“Alhamdulillah, hari ini dalam pantauan saya berjalan lancar dan didukung oleh semua warga baik dari dalam maupun dari masyarakat luar. Ini saya kira dapat mengispirasi desa lainnya untuk melakukan antisipasi dini,  memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, Posko ini akan terus dibuka 24 jam dengan sistem piket bergantian, dari kadus,  linmas,  RT,  karang Taruna,  dan masyarakat lainnya.

Baca Juga

Back to top button