Soal Investasi Proyek-proyek Besar, Luhut Tak Mau Rugi karena Virus Corona

Abadikini.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memastikan proyek-proyek investasi besar tak terpengaruh di tengah penyebaran wabah virus corona di Tanah Air.

Dia menegaskan, investasi tetap berjalan meskipun penyebaran virus corona (Covid-19) masih terus terjadi. Hingga Selasa (17/3/2020), pasein positif virus corona bertambah sebanyak 38 orang. Dengan demikian totalnya saat ini mencapai 172 orang.

Namun demikian, Luhut mengakui investasi mengalami kendala karena proses eksekusi beberapa proyek mengalami kemunduran.

“Sampai hari ini belum ada penundaan proyek besar, skedulnya agak lambat. Saya optimis. Semua masih berjalan,” kata Luhut dalam konferensi persnya pada Senin (17/3/2020).

Menurut dia, kemunduran eksekusi proyek-proyek investasi sempat terjadi. Tetapi pemerintah bakal terus mengejar kemunduran tersebut. Apalagi, beberapa negara yang sempat mengalami wabah Covid-19 perlahan sudah mulai mengalami perbaikan.

Di China, misalnya. Luhut menuturkan, proyek-proyek di negara tersebut secara bertahap sudah mulai berjalan, sehingga investasi negeri tirai bambu di Indonesia bisa tetap berlangsung.

Luhut mengungkapkan, investasi China di Indonesia yang mencapai US$ 11 miliar sudah mulai bisa dijalankan. Selanjutnya, investasi dari Abu Dhabi dengan nilai US$ 8,9 miliar pun masih terus berjalan.

Lebih lanjut, kata Luhut, rencana investasi pengusaha Australia, Andrew Forrest, yang akan membangun pembangkit listrik tenaga air (hydro power) di Indonesia juga akan tetap berlangsung.

“Kemudian dari australia, Andrew Forest, hydro power itu tetap jalan. Over all oke, tetapi slow down dalam eksekusinya,” katanya.

Tak hanya itu, dia juga memastikan proyek mobil listrik Hyundai di Karawang, yang rencananya akan melakukan ground breaking pada April mendatang, masih tetap terjadwal.

Sumber Berita
Kompas.tv
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close