Filipina Akan Lakukan Lockdown, Yusril: Kita disini dihimbau Tenang

Abadikini.com, JAKARTA – Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan kultwit mengenai respon pemerintah Filipina mencegah penyebaran Virus Corona khususnya di Manila, Kamis (12/3/2020) malam.

“Presiden Filipina Duterte diberitakan akan menyatakan Manila “lockdown” atau menjadi kota tertutup malam ini. Seluruh aparat Pemerintah dan militer disiagakan penuh untuk membatasi gerak warga. Keadaannya akan mirip Italia,” cuit akun Twitter @Yusrilihza_Mhd

Diketahui, fasilitas kesehatan di Manila sebagai Ibu Kota dari Fiipina kurang memadai jika terjadi penyebaran Virus Corona secara massif sehingga Presiden Duterte merasa perlu mengambil tindakan antisipatif.

“Langkah tegas Presiden Duterte adalah untuk menyelamatkan warga, karena mereka mengakui bahwa fasilitas RS di Manila tidak siap untuk menampung warga jika terjadi lonjakan luar biasa penderita Covid 19 sot di Itali. Mereka berprinsip mencegah lebih penting dp mengobati,” cuit akun Twitter @Yusrilihza_Mhd.

Pakar hukum tata negara itu juga membandingkan tindakan pemerintah Filipina dengan tindakan yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia.

“Kita disini dihimbau untuk tenang. Namun langkah darurat untuk mencegah penularan yang lbh banyak lagi, adalah hal yang juga sangat penting. Lonjakan penderita tiap hari meningkat tajam. Apakah kita harus menunggu sampai kita tdk mampu lagi melakukan penanggulangan?” cuit akun @Yusrilihza_Mhd.

Selanjutnya, Yusril pun mengapresiasi tindakan Duterte.

“Kita harus jujur dn berani seperti Duterte yang mengakui bahwa RS di negaranya blm siap menampung korban yang tiba2 melonjak, sehingga ia mengambil langkah pencegahan yang maksimal. Pemerintah kita harus berpikir dan bertindak cepat lakukan pencegahan dan siapkan fasilitas RS,” tulisnya melalui akun Twitter @Yusrilihza_Mhd.

Yusril pun mengkhawatirkan masyarakat kita, terutama sekolah-sekolah masih belum terlihat santai dalam belum menunjukkan upaya antisipasi yang serius dan maksimal dalam mencegah penyebaran Virus Corona.

“Hal yang menakutkqn antara lain adalah masih santainya sekolah2 di negara kita. Kegiatan ekstra kurikuler dan massif masih saja berlangsung, seolah2 keadaan kita normal. Kita belum begitu serius dan maksimal antisipasi keadaan yang makin hari makin memburuk,” cuitnya.

Yusril juga memberikan saran kepada pemerintah untuk berlakukan tanggap darurat seperti saat terjadi bencana alam. Selain itu, ia juga memberi masukan mengenai sumber pendanaan dalam mencegah penyebaran Virus Corona.

“Saya menyarankan agar Pemerintah menangani wabah Covid19 mirip seperti kita melakukan tanggap darurat ketika kita menghadapi bencana alam. Kalau dana kesehatan tidak cukup, maka perlu dilakukan pembahasan untuk alokasikan dana tanggap darurat bencana alam untuk atasi wabah ini,” tulisnya melalui akun Twitter @Yusrilihza_Mhd.

“Semoga Pemerintah kita segera bertindak cepat, lebih cepat dari apa yang ada pada hari ini. Semoga kita terhindar dari bencana yang lebih besar!!” demikian cuitan @Yusrilihza_Mhd mengakhirinya sejumlah rangkaian cuitannya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close