DEM di Gresik Gelar Dialog Publik Bahas Energi

Abadikini.com, GRESIK – Antusiasme ratusan mahasiswa dan masyarakat dari beberapa lembaga akademik maupun umum di Gresik dan sekitarnya terlihat pada saat acara Dialog Publik dengan tema “Kota Gresik Menuju Berdaulat di Sektor Energi”, yang dilangsungkan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Acara yang digagas oleh Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Gresik ini turut menghadirkan beberapa narasumber dari leading sektor yang berperan penting dalam mendukung kedaulatan Energi Nasional.

Mengacu pada tema dialog publik, turut hadir sebagai pembicara sesuai dengan bidangnya yaitu Rustam Aji dari Pertamina, Marketing Operation & CSR Region (MOR) V, Ketua DPRD Gresik, Fandi Ahmad Yani, dan Gatot Kustyadji, Dosen akademik dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Acara yang rutin dilaksanakan selama beberapa bulan kebelakang ini, merupakan rangkaian kegiatan yang menjadi program kerja DEM Gresik.

“Dengan mengadakan dialog publik ini, diharapkan akan meningkatkan kepedulian dan menambah wawasan terkait kondisi energi nasional kepada para mahasiswa sebagai corong aspirasi dan agen perubahan mewakili masyarakat pada umumnya,” ujar Ketua DEM Gresik, Muhammad Azizul Ghofar pada pembukaan dialog. Jumat, (06/3/2020).

Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini selain menambah wawasan juga sebagai forum diskusi antar pihak-pihak leading sektor pemangku kepentingan dan mahasiswa serta praktisi yang profesional di bidang energi.

“Selain itu juga bentuk dorongan bagi para mahasiswa untuk terus peduli dan tetap menjadi penyampai aspirasi dari lida rakyat sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi bagi bangsa dan negara,” tambah Ghofar.

Rustam Aji, dalam pemaparannya menyampaikan, mengenai peran Pertamina dalam ketahanan energi nasional sekaligus menjawab tantangan dari Pemerintah bahwa Pertamina harus terus berinovasi terutama pada teknologi yang mendukung green transformation, konservasi energi, dan energi baru terbarukan.

“Untuk menjamin ketahananan energi dan menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia, beberapa langkah yang dilakukan oleh Pertamina MOR V dalam melaksanakan penugasan distribusi energi diantaranya melaksanakan Program Digitalisasi SPBU sehingga dapat membantu untuk memonitoring stok serta penyaluran ke konsumen,” ucap Rustam.

Saat ini di Jawa Timur, lanjut Rustam, untuk digitalisasi sudah aktif di 402 SPBU. Melakukan pendataan konsumen khususnya Solar JBT sehingga penggunaannya semakin tepat sasaran.

“Menambah sarfas untuk daerah-daerah dengan geografis yang sulit melalui program Pemerintah BBM Satu Harga. Meningkatkan kehandalan supply BBM untuk seluruh wilayah Jawa Timur,” imbuhnya.

Pada paparannya, juga disampaikan pentingnya keterlibatan multi stakeholder dalam melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM dan LPG Subsidi.

“Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khusus nya untuk rekan-rekan mahasiswa, harus dibentuk mindset bahwa yang berhak memanfaatkan BBM dan LPG subsidi adalah masyarakat yang kurang mampu dan belum mampu untuk beralih ke produk nonsubsidi sesuai dengan regulasi di Perpres No. 191 Tahun 2014 dan No. 38 Tahun 2019,” ujar Rustam.

Pembicara berikutnya, menyampaikan paparan mengenai kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengolah energi di Kab. Gresik disampaikan oleh Gatot Kustyadji.

“Sebuah gambaran secara umum dalam proses yang dilakukan lembaga akademis dalam menyikapi tuntutan SDM dalam bidang energi khususnya di Kabupaten Gresik,” terang Gatot.

Kegiatan dialog publik merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat.

“Yang didapat dari dialog publik hari ini merupakan kesempatan bagi seluruh rekan-rekan mahasiswa untuk belajar hal-hal baru dalam bidang energi dan tidak boleh berhenti disini saja, namun ada kewajiban untuk menyampaikan hal baru yang didapat dari narasumber hari ini terkait pengelolaan energi kepada masyarakat luas,” ungkap Fandi.

Topik Berita
Back to top button
Close