Sering Bela Anies,Buat Trending #TangkapFahiraIdris

Abadikini.com, JAKARTA – Senator DPD RI Fahira Idris rupanya cukup kebal dengan segala kritikan dan bullying dari para buzzer, dalam dua hari terakhir ini. Fahira memilih tidak membalas cacian para buzzer ini meski hastag #TangkapFahiraIdris jadi trending topik, Minggu (1/3/2020).

Pun ketika Fahira resmi dilaporkan oleh advokat Anas Muannas Alaidid ke polisi karena diduga menyebarkan info hoaks, dia tetap anteng menanggapi pelaporan tersebut.

Melalui akun twitternya, Fahira justru menyapa para buzzer yang kerap membully dirinya dengan sapaan ‘I Love You’. Dia bahkan menyampaikan terimakasih karena sudah membully dirinya. Dia “berharap” bisa dibully sesering mungkin.

“Dear Buzzer, I Love You. Salah satu modal masuk ke dunia politik, harus punya mental setebal baja. Kalau hanya seukuran martabak tipis kering, bisa habis kita dimakan. Kita harus siap dikritik, dibully, sampai dilaporkan ke polisi,” tulisnya.

“Hari ini saya mau ucapkan terima kasih banyak kepada para buzzer, terima kasih sudah mempopulerkan saya secara gratis. Kalau bisa seringlah. Hitung-hitung bantu kampanyekan saya, tahun 2024 sebentar lagi lho,” cuitnya, Senin (2/3/2020).

Menurut Fahira, orang-orang yang mengenal dirinya dengan lebih baik pastinya akan hafal setiap langkah dan tindakan yang dia ambil. Beda halnya dengan orang-orang yang berseberangan dengan dirinya, apapun yang dilakukannya, tetap saja salah.

“Karena yang waras dan kenal saya, lnsya Allah akan tetap percaya dengan langkah saya. Sedangkan yang dari awal berseberangan pilihan politik dengan saya, pasti akan tetap tidak suka dengan apapun langkah saya, kecuali bila sudah dapat hidayah,” katanya.

Fahira tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang menjadi inspirasi perjuanganya selama ini. “Terima kasih banyak kepada Pak Anies Baswedan, inspirasi saya soal kesabaran menghadapi para Haters,” jelasnya.

“Seperti yang pernah saya tulis, salah satu modal masuk ke dunia politik memang harus punya mental setebal aja. Kalau hanya seukuran martabak tipis kering, bisa habis kita dimakan. Kita harus siap di kritik, dibully, sampai dilaporkan ke polisi. Saya mohon doa dari para sahabat ya.. Semoga saya tetap istiqomah,” imbuhnya.

“Di setiap sujud, saya selalu memohon kepad AllahSWT, memohon petunjuk & perlindungan-Nya. Dan juga kepada para sahabat, mohon saya dikritisi jika ada salah-salah kata, tweet, postingan, salah-salah  langkah gerak dan perbuatan. Karena kesempurnaan hanya milik AllahSWT,” tutupnya.

Beredar Surat Laporan Polisi untuk Fahira Idris

Sebelumnya, Advokat Muannas Alaidid melaporkan anggota DPD Fahira Idris ke polisi. Pasalnya, Fahira Idris dituding telah menyebarkan hoaks pasien virus corona di Indonesia. “Dugaan ‘hoaks virus corona’ yang katanya terjadi di berbagai tempat di Indonesia oleh pemilik akun Twitter @fahiraidris malam tadi saya memutuskan untuk melaporkan resmi ke Polda,” kata Muannas seperti dikutip, Senin (2/3/2020).

Muannas mengaku tidak menginginkan kasus penyebaran hoaks yang dilakukan Fahira tersebut berujung seperti kasus hoaks Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia KPAI) Sitti Himawaty yang menyebut wanita yang sekolam dengan pria bisa hamil. Ia mengajak warga ikut mengawal proses peradilan kasus Fahira. “Karena saya khawatir seperti hoaks komisioner KPAI lalu hanya karena tak ada yang melaporkan. Mari kita kawal bersama,” ujarnya.

Hingga pukul 18.30 WIB, hastag # TangkapFahiraIdris sudah dicuitkan sebanyak 36,2 ribu. Sejumlah komentar juga menyertai hastag trending tersebut. Beberapa diantaranya, ada komentar dari politisi PSI Guntur Romli.

Gun Romli mendukung penyebar hoaks virus corona ditangkap. “Hukum tidak boleh tebang pilih. 2 penyebar hoax virus corona ditangkap. Nah skrng kita tunggu @DivHumas_Polri apa akan juga #TangkapFahiraIdris?, cuit dia melalui akun twitternya.

Pada komentar lainnya, dia ‘sok kaget dengan hastag #TangkapFahiraIdirs. “Eh kenapa ada tagar #TangkapFahiraIdris? Waduh serahkan saja ke polisi, tapi gak usa pake bakar-bakar ya, kyak twit dia soal spanduk2 yang kritik Anies. Ini DPD kok gak bela rakyat DKI yang kebanjiran, ko malah jd pembela Gabener,” cuitnya lagi.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close