Wkwkwkwkwk… Di Surabaya Ditemukan Salah Satu Penyebab Tua di Jalan

Abadikini.com, SURABAYA – Surabaya dinobatkan sebagai kota kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta. Di Jawa Timur, Surabaya menjadi kota metropolitan terbesar. Aktivitas pemerintahan dan ekonomi Jawa Timur berpusat di kota ini.

Kesibukan aktivitas yang ada di Surabaya menyebabkan volume kendaraan di kota ini tinggi. Salah satu upaya untuk menjaga kelancaran lalu lintas ialah dengan memasang traffic light di ruas-ruas jalan. Keberadaan traffic light membuat lalu lintas kendaraan menjadi lebih teratur. Selain itu, keberadaan lampu penanda jalan ini juga bisa meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

Sebagai kota besar, pemasangan traffic light di Surabaya menjadi suatu hal yang wajar bahkan wajib. Tidak mengherankan juga apabila Surabaya memiliki jumlah traffic light yang lebih banyak dibanding kota lain. Pemasangan traffic light di suatu kota jelas mempertimbangkan bagaimana latar belakang kota tersebut.

Merdeka.com menghimpun 3 fakta menarik mengenai traffic light Margorejo Surabaya yang dijuluki sebagai traffic light perenggut masa muda. Apa yang melatarbelakangi traffic light tersebut mendapat julukan demikian? Berikut rangkumannya:

Traffic Light dengan Durasi 300 Detik

Merdeka.com/blackxperience.com

Akun instagram @lovesuroboyo mengunggah informasi mengenai traffic light Giant Margorejo, Surabaya. Dalam unggahan itu (28/2/2020) disebutkan bahwa durasi lampu merah di traffic light Giant Margorejo sekitar 5 menit atau 300 detik. Sementara durasi lampu hijaunya cukup singkat.

Durasi lampu merah yang panjang ditambah dengan banyaknya kendaraan yang melintasi kawasan tersebut merupakan perpaduan yang pas. Perpaduan itulah yang menyebabkan traffic light ini mendapat sebutan sebagai traffic light perenggut masa muda.

Durasi Lampu Hijau Terlalu Singkat

Merdeka.com/abadikini.com

Durasi lampu merah di traffic light Giant Margorejo dinilai para pengguna jalan tidak sesuai dengan durasi lampu hijaunya. Ternyata, traffic light di Surabaya dengan durasi lampu hijau yang singkat tidak hanya terjadi di traffic light Giant Margorejo. Dari kolom komentar di unggahan Instagram @lovesuroboyo, Merdeka.com mendapat informasi lain.

Akun instagram @alanuari.awang diketahui durasi lampu hijau yang singkat juga ditemukan di bagian utara Surabaya. Traffic light di Kaliondo arah Kapasari, Surabaya memiliki durasi lampu hijau kurang dari 15 detik. Ia juga menjelaskan, efek yang diakibatkan oleh singkatnya durasi lampu hijau adalah kemacetan dari empat penjuru.

Bukan Hal Baru

2020 Merdeka.com/Instagram @lovesuroboyo

Ada fakta lain terungkap pada kolom komentar @lovesuroboyo. Di unggahan tentang traffic light Giant Margorejo, Surabaya, akun @francestefan90 memberi sebuah kesaksian. Menurutnya, traffic light Giant Margorejo sejak sepuluh tahun lalu sudah memberlakukan durasi lampu merah yang panjang.

Sejak sepuluh tahun lalu, waktu Ia kuliah di Surabaya sampai hari ini, traffic light Giant Margorejo masih sama. Bedanya, saat ini barangkali kondisi jalan raya di kawasan tersebut semakin macet. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan yang melintas.

Dengan ulasan di atas tepatlah jika ada sebagian kalangan yang mempopulerkan istilah ‘tua di jalan’ hehehe…

Sumber Berita
Merdeka.com

Baca Juga

Back to top button