Jakarta Banjir Terus, DPRD Sepakat Bentuk Pansus

Abadikini.com, JAKARTA – Di dua bulan awal tahun 2020, DKI Jakarta sudah berkali-kali kebanjiran. Banjir terus menerus ini bikin DPRD DKI membentuk panitia khusus atau pansus.

Melansir dari detikcom, Selasa (25/2/2020), keputusan sepakat membentuk Pansus Banjir ini disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani. Zita Anjani menyebut perlu pendalaman lebih lanjut karena sudah tiga kali banjir besar terjadi di Ibu Kota.

“Kita lihat ada urgensinya kan banjir tiga kali yang parah banget, tahun baru, pertengahan (Januari), sama ini yang parah banget. Ini sesuatu terulang. (Kejadian) pertama ada kiriman dari Katulampa (Bogor), kedua ketiga kan hujan lokal,” ucap Zita Anjani saat dihubungi.

Menurut Zita, Badan Musyawarah (Bamus) sudah memberikan keputusan untuk rekomendasi Pansus Banjir. Disebut Zita, semua fraksi di DPRD sudah sepakat termasuk Fraksi Gerindra.

Setelah rekomendasi Bamus, Ketua DPRD akan mengirimkan surat kepada fraksi. Masing-masing fraksi wajib mengirimkan satu anggota masuk ke Pansus.

Kemungkinan, pansus akan terbentuk dalam waktu dekat. “Segera, kan sudah ketok palu, tinggal bersurat fraksi-fraksi (kirim anggota), satu, atau dua Minggu selesai,” ucap Zita.

Seperti kata Zita, fraksi-fraksi memang mendukung pembentukan Pansus Banjir. Dukungan ini termasuk dari Gerindra yang merupakan pengusung Anies Baswedan di Pilgub DKI 2017.

Fraksi PDIP DKI Jakarta menyebut banjir di Jakarta kali ini menggenangi beberapa rumah sakit. Untuk itu, PDIP akan terus mendorong Pansus Banjir Jakarta.

“Hasil pemantauan tim kami, beberapa titik banjir kali ini melanda Rumah Sakit, di antaranya RSCM, RS Husada di Mangga Besar, RS Dharma Nugraha di Rawamangun, dan beberapa titik akses jalan ke RS juga tergenang banjir seperti di Omni Hospital Pulomas.” ujar Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah.

Partai Golkar DKI Jakarta juga mendukung Pansus Banjir. Menurut Golkar, drainase di Jakarta buruk sampai Jalan Medan Merdeka terendam.

“Ya, memang drainase kota kita buruk dan ini menjadi sangat penting untuk diperbaiki sesuai masterplan pengendalian banjir yang disusun tahun 1973 dan direvisi tahun 2017, ditambah curah hujan ekstrem yang terjadi hari ini,” ucap Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan.

Sementara itu, Gerindra menilai Pansus Banjir bertujuan membantu pemerintah mencari solusi bukan untuk menghakimi.

“Pansus ini murni untuk kawal, membantu pemerintah mencari solusi, bukan serang pribadi. Karena di dalam pansus kan bukan cuma PSI, ada semua partai mewakili,” ucap Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani.

Sumber Berita
detikcom
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close