Siswa Tewas Saat Susur Sungai, Kepala SMPN 1 Turi Tidak Mengetahui Adanya Kegiatan Itu

Abadikini.com, JAKARTA – Ratusan siswa sekolah SMP Negeri 1 Turi, Sleman menjadi korban hanyut saat sedang menggelar susur sungai di Sungai Sempor, Dukuh Donokerto Turi, Sleman, Jumat sore, 21 Februari 2020.

Dari sekitar 256 siswa yang dilaporkan ikut kegiatan itu, sudah ada tujuh siswa berhasil dievakuasi petugas SAR gabungan.

“Sementara sampai jam 17.00 ada enam orang, lalu baru saja ada laporan satu siswa lagi ketemu jadi total ada tujuh siswa yang sudah dievakuasi,” kata Mas’ud Rofiqi, Supervisor Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan (Pusdalops) Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, Jumat, (21/2/2020). dilansir dari Tempo.co, Sabtu (22/2/2020)

“Mas’ud menuturkan BPPBD belum bisa memastikan berapa jumlah seluruh korban siswa yang hanyut dalam kegiatan itu dan yang masih dicari petugas.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Turi Tutik Nurdiana mengakui dirinya tidak mengetahui kegiatan susur sungai tersebut/

“Jujur saya tidak tahu ada program susur sungai yang dilakukan Jumat (21/2) itu. Mereka tidak matur (bilang),” kata Tutik saat ditemui wartawan di SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2/2020).

Namun sepengetahuan Tutik, kegiatan susur sungai dalam ekstrakurikuler pramuka di sekolahnya itu sudah rutin dilakukan setiap semester. Menurutnya, siswa yang mengikuti susur sungai maupun pembina pramuka sudah paham betul dengan kondisi medan.

“Kemudian kemarin itu ada program susur sungai. Jadi itu kegiatan rutin di pramuka. Bagi kami karena siswa kebanyakan anak Turi dan mereka familiar dengan wilayah Turi, jadi itu seperti bukan hal yang khusus,” ungkapnya.

Topik Berita
Back to top button
Close