50 Orang Ikut Pelatihan Potensi SAR Water Rescue di Bantaeng

Abadikini.com, BANTAENG – Sebanyak kurang lebih 50 orang yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta Instansi SAR yang ada di wilayah Kabupaten Bantaeng, Jeneponto dan Bulukumba mengikuti pelatihan Potensi SAR pertolongan di permukaan air (water rescue) yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar bekerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantaeng.

Pembukaan pelatihan dilangsungkan di Gedung Balai Kartini, Senin (17/02/2020) dan dibuka langsung oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin.

Dikatakan bahwa maksud tujuan diselenggarakannya kegiatan ini yakni guna menciptakan sumber daya manusia SAR serta meningkatkan kemampuan dan koordinasi antara kantor pencarian dan pertolongan SAR Makassar dengan potensi SAR di wilayah kerja kantor Makassar, yang diantaranya adalah Bantaeng, Jeneponto dan Bulukumba.

Deputi Potensi Kantor Pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang diwakili oleh Kasubdit Pengelola Potensi, Anggit Muly Satoto mengatakan bahwa pelatihan ini memiliki arti yang sangat penting karena potensi kedaruratan di suatu daerah tidak dapat ditebak, sehingga potensi SAR harus senantiasa siap dan waspada. “Jumlah pelatihan potensi ini meningkat dari tahun sebelumnya, alokasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh peserta pelatihan secara maksimal”, ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng sebelum membuka acara secara resmi, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pelatihan ini melahirkan SDM yang tangguh dan andal yang memang dibutuhkan tidak hanya oleh Kab. Bantaeng, tetapi juga dibutuhkan Sulawesi Selatan, mengingat bahwa kecelakaan juga sangat sering terjadi di perairan.

“Saya juga mengharapkan agar pelatihan ini menghadirkan sinergitas antara seluruh elemen. Pemerintah akan terus berupaya untuk mempersembahkan lahan agar dapat berdiri sebuah bangunan yang secara representatif menunjang dan mendukung tugas-tugas Basarnas”, kata Bupati.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 hari dan dipusatkan di Pantai Marina, dengan metode yang diisi diskusi, teori, praktek lapangan dan simulasi. Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulaa, para Asisten, Kalaksa BPBD Bantaeng, Irfan Fajar, serta para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close