Bahaya Virus Corono, Kominfo Imbau Ekspedisi Waspadai Barang Kiriman dari China

Abadikini.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mewanti perusahaan jasa ekspedisi untuk mewaspadai barang kiriman dari China. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, imbauan itu untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) yang terjadi di negara tersebut.

“Direktorat Pos mengajak penyelenggara pos untuk memperhatikan perkembangan yang sangat cepat dari kasus virus Corona. Dalam rangka antisipasi penyebarannya melalui barang kiriman pos,” kata Ferdinandus dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/2).

Ferdinandus menjelaskan bahwa antisipasi tak hanya dilakukan kepada barang dari China. Ia meminta agar petugas juga mewaspadai barang-barang yang datang dari negara yang tercatat memiliki kasus virus corona.

“Penyelenggara Pos diharapkan melakukan identifikasi yang dibutuhkan terhadap barang-barang kiriman pos, khususnya dari Tiongkok dan Hong Kong, serta negara-negara yang telah terdampak Novel Coronavirus,” kata dia.

Selanjutnya, penyelenggara pos atau ekspedisi diharapkan bisa berkoordinasi dengan Badan Karantina hingga Bea dan cukai terkait pemeriksaan barang. Jika ditemukan barang yang mencurigakan, diharapkan perusahaan ekspedisi untuk melaporkan ke dua instansi tersebut.

“Penyelenggara Pos juga dapat melaporkan kepada Badan Karantina, Bea dan Cukai serta instansi Pemerintah lainnya yang berwenang apabila ditemukan potensi jenis risiko penularan melalui barang,” ujar dia.

Virus corona mulai menyebar pada Desember 2019 lalu dari kota Wuhan, China. Tercatat, jumlah korban tewas di China akibat virus ini ialah sebanyak 1.523 orang.

Indonesia pun turut memulangkan warganya dari China. Sebanyak 238 warga negara Indonesia dievakuasi dari Wuhan ke Natuna, Kepulauan Riau. Ratusan warga itu sudah diobservasi selama lebih dari 14 hari dan dinyatakan bebas dari virus Corona.

Hari ini ratusan mahasiswa tersebut dipulangkan dari Natuna menuju Halim Perdanakusuma Jakarta. Mereka akan dipulangkan ke keluarga masing-masing dan dijemput oleh Pemerintah Daerah setempat.

Sumber Berita
CNN Indonesia
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close