‘Patung Manusia’ di Pinrang Dinilai Mirip Nisan Para Raja-raja

Abadikini.com,  PINRANG – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan mengaku belum bisa memastikan apakah patung menyerupai manusia yang ditemukan kuli bangunan saat menggali pondasi di Penrang, Kabupaten Pinrang merupakan artefak kuno atau bukan. Namun, dia menduga batu itu bak nisan zaman kerajaan.

“Perlu dilakukan kajian yang baik terhadap terkait bahan pengerjaan dan fungsinya, jangan sampai barang baru,” terang Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPCB Sulsel, Mohammad Natsir, Ahad (9/2/2020) dilansir dari detikcom.

Jika melihat dari bentuknya, kata Natsir, patung tersebut mirip dengan nisan raja-raja. Raja yang dimaksud raja dari sejumlah daerah.

“Bentuknya seperti nisan raja-raja di Kabupaten Barru, Jeneponto dan Enrekang,” jelasnya.

Natsir berharap warga yang menemukan patung itu melapor ke pemerintah setempat yang menangani bidang kebudayaan. Kewajiban itu tercantum pada UU Nomor 11 Tahun 2010, di mana mewajibkan kepada yang menemukan benda yang diduga cagar budaya untuk melaporkan kepada pemerintah.

“Atau kalau boleh juga melaporkan langsung ke kantor Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, dengan surat dilampiri foto benda. Ditujukan kepada Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan di Jalan Ujung Pandang Nomor 1 Kompleks Benteng, Ujung Pandang, Kota Makassar,” imbaunya.

Sebelumnya, H Haris, pemilik rumah tempat ditemukannya patung mengaku dulunya lokasi rumahnya adalah kediaman seorang datu atau bangsawan bugis.

“Saya sudah tangan ketiga yang membeli rumah ini, pemilik pertama seorang datu,” terangnya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close