Andre Rosiade Jebak PSK di Basis PKS untuk Dongkrak Elektabilitas di Pilgub Sumbar 2020

Abadikini.com, JAKARTA – Anggota DPR Fraksi Gerindra yang juga Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade mendadak viral setelah terlibat langsung di lokasi penggerebekan prostitusi online di salah satu hotel di Kota Padang pada Ahad, (26/1/2020).

Berdasarkan penelusuran dari sejumlah pemberitaan, Andre Rosiade terindikasi merencanakan penjebakan terhadap seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN.

Yang paling menghebohkan, NN digrebek saat sedang berduaan dengan seorang pria yang disebut-sebut “orang suruhan” Andre di kamar 606 Hotel Kyriad Bumiminang. Bahkan, dari pengakuan NN, dia digrebek setelah “dipakai” kliennya pada waktu itu. “Awalnya di chat Rp800 ribu, tapi di hotel Rp750 ribu yang kemarin jadi barang bukti,” kata NN, Selasa (4/2/2020) di Kota Padang sebagaimana dikutip Abadikini.com dari Gatra.com.

Wakil Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Solihin Pure meyakini ada motif politik dibalik upaya Andre Rosiade membongkar prostitusi online di Kota Padang. Menurutnya, aksi bongkar-bongkaran prostitusi online yang dilakukan Andre Rosiade ada kaitannya kepentingan di Pilgub Sumbar 2020, Kamis (6/2/2020).

“Kalau kita membaca berita dibalik berita mengingat Sumatera Barat merupakan salah satu basis PKS, jelas muaranya operasi demarketing terhadap PKS, khususnya di Kota Padang dan secara umum di Sumatera Barat,” kata Pure kepada Abadikini.com saat ditemui di sela-sela acara pelantikan pengurus DPP PBB, Kamis malam.

Pure menjelaskan, Andre Rosiade sedang berupaya mengkonstruksikan persepsi publik bahwasanya Kota Padang yang dipimpin oleh Wali Kota dari PKS tidak tanggap dan peduli dengan merajalelanya praktik prostitusi online.

Lanjutnya, narasi kali ini merupakan tamparan yang lebih telak dan mengena dibanding narasi Andre Rosiade sebelumnya, terlebih PKS mengklaim dirinya sebagai partai dakwah.

“Saya melihat ini lanjutan dari mainan Andre Rosiade Soal Interpelasi yang dimotori Gerindra terkait Kunker Gubernur Sumbar ke luar negeri,” jelasnya.

“Sederhananya, ribut soal Interpelasi Kunker Gubernur Sumbar kemarin dia sudah dapat popularitas, sekarang membongkar prostitusi online tentu berharap dapat mengkonversi popularitas menjadi elektabilitas,” imbuhnya.

Terakhir politisi PBB itu mengingatkan, agar semua pihak tidak melihat politik sebagai persoalan teknis, bagaimana mencapai kekuasaan dengan segala cara, menghalalkan segala cara bahkan mengenyampingkan etika dari politik.

“Janganlah kita mereka-reka moralitas secara dipaksakan untuk memperoleh keuntungan pribadi. Disinilah kita dituntut untuk cerdik melihat peluang politik secara etis dan elegan,” pungkasnya.

Diketahui, Andre Rosiade merupakan salah satu nama yang diperhitungkan untuk maju sebagai salah satu bakal calon gubernur di Pilgub Sumbar 2020 mendatang.

Baca Juga

Back to top button