Beda Nasib, Punya Bayi Nikita Mirzani Jadi Tahanan Kota Sedangkan Rey Utami Kok Tidak?

Abadikini.com, JAKARTA – Artis Nikita Mirzani memang telah ditetapkan sebagai tahanan kota oleh pihak kejaksaan atas kasus dugaan penganiayaan. Salah satu pertimbangannya karena Nikita Mirzani mempunyai bayi yang harus diberi ASI eksklusif.

Namun mengapa hal tersebut tidak terjadi bagi Rey Utami, yang memiliki bayi dan juga harus diberi ASI eksklusif?

Rey Utami sendiri saat ini masih mendekam di rutan Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik dan konten asusila.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andi Ardhani memberikan penjelasannya. Menurut Andi, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh status sebagai tahanan kota.

“Ada pertimbangan yang tentu tidak bisa kita sampaikan, karena penjamin dan sebagainya, bukan hanya permohonan saja, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Nah syarat-syarat itulah yang kadang ada yang tidak bisa memenuhi, ada yang bisa memenuhi,” kata Andi Ardhani seperti dilansir Abadikini.com dari laman kumparan, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, syarat yang harus dipenuhi agar seorang tersangka dapat menjadi tahanan kota, antara lain karena adanya permohonan hingga adanya penjamin.

“Nah itu yang harus dipenuhi. Tentu kalau di KUHAP ada sendiri, sudah disebutkan di sana,” terangnya.

Untuk Nikita Mirzani, Andi menyebut bahwa mantan istri Sajad Ukra itu ada penjamin dari pihak keluarga. Hingga ada hal yang dipenuhi oleh yang bersangkutan, meskipun Andi tidak menyebut hal-hal itu secara rinci.

Sementara itu, terkait kasus hukum yang menjerat Rey Utami, Andi Ardhani menyebut bahwa istri dari Pablo Benua itu belum bisa memenuhi syarat-syarat untuk menjadi tahanan kota.

“Kan ada hal yang kita nilai lah, berarti yang lain belum tentu bisa memenuhi syarat-syarat itu,” ujarnya.

“Sebenarnya sama (perlakuannya), cuman kemampuan untuk memenuhi syarat-syarat itu saja yang berbeda,” pungkas Andi Ardhani tanpa memberikan keterangan yang memuaskan.

Sebelumnya Rey Utami kerap mengungkapkan kerinduannya pada sang anak yang masih balita dan menyusui.

“Enggak ada (mikirin sidang). Aku malah kangen anak, bayangin aja udah 7 bulan enggak ketemu anak,” kata Rey Utami.

Perempuan berusia 32 tahun itu mengaku sedih karena sudah tak bisa lagi memberikan ASI ke anaknya. Dia juga tak diberi izin bertemu anaknya di Rutan.

“Sudah enggak bisa nyusuin lagi, karena air susunya kan sudah kering, soalnya kan anak enggak bisa dibawa sama kita di Rutan, enggak bisa tinggal bareng sama kita,” ucap Rey seraya menangis tersedu-sedu.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close