Tolak Usulan Trump, Hizbullah Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Israel di Tanah Palestina

Abadikini.com, BEIRUT – Wakil Sekretaris Jenderal Hizbollah, Sheikh Naim Qassem mengatakan,tidak ada tempat bagi Israel di dalam tanah-tanah Palestina yang diakui. Qassem menegaskan, Hizbullah menolak rencana perdamaian Timur Tengah yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

“Kesepakatan abad ini adalah rencana yang kosong dan tidak berhasil. Trump membuatnya hanya untuk kepentingan pemilihan di Amerika dan untuk membantu (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu mengamankan lebih banyak suara di dalam wilayah Palestina yang diduduki,” ucap Qassem, seperti dilansir PressTV pada Senin (3/2/2020).

Dia lalu mengatakan bahwa negara Palestina bersama-sama dengan gerakan perlawanan di kawasan itu tidak akan membiarkan kesepakatan itu berlanjut dan tidak akan membiarkan rezim Tel Aviv menduduki tanah Palestina dan melegitimasi pendudukannya secara bersamaan.

“Tidak ada tempat bagi Israel dalam batas yang diakui. Satu-satunya tempat bagi Palestina untuk didirikan adalah seluruh tanah Palestina dari sungai ke laut, dengan seluruh Yerusalem sebagai ibukotanya dan bukan hanya sektor timurnya. Kami percaya cita-cita seperti itu akan terwujud, tetapi perlu pengorbanan dan waktu,” ungkapnya.

“Sementara beberapa orang telah menggambarkan kesepakatan abad ini sebagai bencana besar, itu juga merupakan rencana yang tidak adil dan berbahaya yang tidak disetujui baik oleh Palestina maupun pemimpin Arab dan dunia, dan menyebutnya sebagai tidak layak. Ini membuktikan bahwa itu adalah kesepakatan berbahaya dan tidak cocok untuk penyelesaian masalah Palestina,” tukasnya.

Sumber Berita
Sindonews
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close