DPC PBB Lombok Tengah Buka Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah

Abadikini.com, PRAYA — Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Lombok Tengah akhirnya membuka penjaringan bagi kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati untuk pilkada 2020.

Sengketa kepengurusan di tubuh partai itu tak menyurutkan langkah mereka untuk andil mengambil bagian dalam perhelatan pesta rakyat lima tahunan itu. Meski diketahui Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) V DPC PBB menggungat Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB Nomor : SK. PP/076/2020 tentang pengesahaan susunan dan personalia DPC PBB Lombok Tengah, NTB Periode 2019 – 2024. Mengesahkan Legewarman sebagai Ketua DPC, Didik Ariesta selaku Sekretaris dan Zulpan Azhari sebagai Bendahara. SK tersebut, ditetapkan pada 14 Januari 2020 oleh Ketua Umum PBB Prof Dr Yusril Ihza Mahendra.

Ketua DPC PBB Lombok Tengah, Legewarman menegaskan, PBB mulai membuka penjaringan dari tanggal 29 Januari hingga 14 hari ke depan. Meski ada gugatan, tapi baginya itu tidak ada persoalan, karena SK tersebut merupakan keputusan dari DPP dan sudah tidak ada persoalan. “Kalaupun ada gugatan maka tidak ada masalah karena ini kita lakukan mengacu pada AD/ART. Sudah jelas mekanisme penentuan ketua bahwa musyawarah hanya berwewenang menentukan tiga nama. Dan yang menentukan dari tiga nama untuk menjadi ketua itu adalah DPP,” tegas Legewarman, Rabu (29/1).

Dengan begitu, pihaknya memutuskan untuk membuka penjaringan untuk memberikan peluang terhadap putra dan putri terbaik NTB untuk bertarung dalam pilkada mendatang. Hari pertama kemarin, ada beberapa nama yang sudah mengambil formulir. Antara lain Kepala Disnakertrans Lombok Tengah, H Masrun, Habib Ziadi Tohir, dan mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah, H Lalu Moh Putria. “Setelah melakukan pendaftaran maka akan dilakukan verifikasi oleh desk pilkada. Baru kemudian akan dilakukan penyampaian visi-misi. Terkait dengan waktunya nanti akan kita tentukan. Yang jelas mulai saat ini kita sudah membuka penjaringan,” terangnya.

Ia juga menegaskan, jika saja selama 14 hari ke depan tidak ada yang mendaftar, maka pihaknya akan menambah waktu selama lima hari untuk perpanjangan. Jika sudah ada yang mendaftar, maka akan dipilih tiga pasangan calon yang selanjutnya akan dibawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). “Dari para pendaftar nantinya akan kita lakukan kajian, setelah itu baru kemudian kita bawa hasil kajian itu ke DPP. Dan yang jelas bahwa PBB akan mencari para putra dan putri daerah yang visioner atau memiliki gagasan yang bagus untuk membangun daerah ke depannya,” terangnya.

Ia tidak bisa menafikan jika saat ini juga ada kader yang berpeluang untuk maju menjadi kandidat. Hanya saja siapapun yang maju lewat PBB maka harus mengikuti proses yang sama dengan kandidat lainnya. Karena baginya PBB membuka peluang bagi siapapun asalkan memiliki kemampuan yang bagus dalam memimpin daerah. “Jadi kita melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk partai, siapapun orangnya maka harus mengikuti prosedur yang ada. Sehingga nanti orang yang diberikan rekomendasi adalah orang-orang yang memiliki gagasan yang bagus dalam memimpin daerah ini,” jelasnya.

Sumber Berita
Radar Lombok

Baca Juga

Back to top button