Sempat Terjadi Perdebatan soal Pemakaman, Akhirnya Johny Indo Dimakamkan Secara Islam

Abadikini.com, BANTEN – Aktor Johny Indo kini sudah pergi untuk selama-lamanya. Jenazah Johny kini tengah disemayamkan di rumah duka di kawasan, Jalan Pembangunan, Mekarsari, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Minggu (26/1/2020).

Baca Juga

Jenazah aktor yang meninggal dalam usia 71 tahun itu, sebelumnya sempat ingin dimakamkan dengan proses kristen.

Namun, setelah melakukan diskusi dengan keluarga besar, jenazah Johny Indo akan dimakamkan dalam proses Islam, pada Senin (27/1/2020), sekitar pukul 12.00 WIB, di TPU Selapajang Jaya, Tangerang.

“Iya sudah rembukan dari keluarga. Jadi ya namanya public figure, kita juga menghormati mereka juga dari pihak yang lain, juga mau pakai peti enggak apa-apa, tapi secara muslim. Kan pahlawan juga begitu (pakai peti) kan,” ucap cucu Johny Indo, Santa, seperti dikutip Abadikini.com dari laman kumparan, Minggu (26/1/2020) sore.

Menurut Santa, keluarga dari istri kedua Johny juga sudah sepakat dengan penggunaan peti jenazah dalam proses pemakaman tersebut.

“Jadi ya enggak ada salahnya juga dia bilang, ‘Enggak apa-apa secara muslim, tapi kita pakai peti juga enggak masalah’. Pahlawan juga kan begitu, artis-artis juga begitu. Istri yang kedua juga ngomong begitu, jadi ya sudah kita sepakati,” imbuh Santa.

Aktor bernama lengkap Johanes Hubertus Eijkenboom, dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, (26/1) sekitar 07.42. WIB, di kediaman istri pertamanya, Stella Tiah, di kawasan Tangga Asem, Mekarsari, Tangerang, Banten.

Johny meninggal tanpa mengeluhkan sakit. Namun, beberapa minggu sebelum meninggal, ia sempat menjalani operasi hernia dan sempat jatuh di kediaman istri pertamanya itu.

Sebelum meninggal, kata Santa, Johny dikabarkan kembali ke keluarganya yang lama dan menganut agama yang dulu yakni kristen.

“Iya soalnya kan akhir-akhir ini, sudah beberapa bulan dia tinggal sama kita, sama keluarga. Terus juga sudah yang ngurusin istrinya langsung. Istrinya (pertama) pendeta kan. Dia juga menyatakan ikut kita lagi secara rohani,” kata Santa, Minggu (26/1).

Menurutnya, sang kakek telah kembali pulang ke istri pertamanya, Stella Tiah, selama kurang lebih 8 bulan yang lalu. Sehingga, istri Johny yang berprofesi sebagai pendeta itu, sempat ingin Johny dimakamkan secara kristen.

“Karena sudah enggak ada yang ngurusin dari sebelumnya, mau enggak mau istri pertama yang menentukan bahwa dia nantinya akan dimakamin secara apa,” ujar Santa.

Johny Indo diketahui pernah menikah dengan Stella Tiah, puluhan tahun silam. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai lima anak.

Sementara itu, Johny memutuskan untuk pisah dengan Stella dan menikah dengan perempuan muslim bernama Dian Kurnila. Mereka lalu dikaruniai satu anak.

Pria kelahiran Garut, Jawa Barat itu memutuskan menjadi mualaf dan naik haji pada tahun 2002. Johny Indo kemudian berganti nama menjadi Umar Billah dan sempat berdakwah di beberapa tempat.

Back to top button