Anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang Desak Pemkab Sampang Perketat Pengawasan Distribusi Elpiji 3 Kg

Abadikini.com, SAMPANG — Penyaluran tabung gas elpiji 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Sampang, dinilai belum tepat sasaran. Indikasinya, banyak warga yang tergolong mampu, bahkan aparatur pemerintahaan yang masih menggunakan tabung gas melon itu.

Atas kondisi tersebut, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Agus Husnul Yakin meminta, agar Pemkab lebih meningkatkan pengawasan dalam proses pendistribusian kepada masyarakat.

Terlebih lanjut dia, mulai tahun ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal melakukan pencabutan subsidi pada elpiji melon tersebut. Kendati menurut dia, rencana pencabutan subsidi itu tidak pro masyarakat, karena hanya akan menambah beban masyarakat, utamanya yang kurang mampu.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu menegaskan, Pemkab harus proaktif dalam menyikapi kebijakan pencabutan subsidi itu. Dirinya menyarankan, agar Pemkab dapat meningkatkan proses pengawasan pendistribusian agar tetap sasaran.

“Sebelum mencabut subsidi elpiji melon ini, mestinya pengawasan oleh pemkab harusnya ditingkatkan. Sebab, faktanya subsidi ini banyak yang tidak tepat sasaran,” ucap Agus Husnul Yakin, Ahad (26/1/2020).

Dirinya menjelaskan, kebijakan pencabutan subsidi hanya semakin membebani masyarakat, bukan menyelesaikan persoalan. Elpiji tersebut, belakangan ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi mayoritas masyarakat. Oleh karenanya, pihaknya menilai subsidinya tidak dicabut, tetapi penyalurannya diawasi lebih ketat, sehingga tepat sasaran.

“Pemerintah harus hadir dan bisa memberi penjelasan kepada warga, melakukan penertiban terhadap penyaluran elpiji bersubsidi yang tidak tetap sasaran ini, sehingga masyarakat miskin tidak menjadi korbannya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setkab Sampang Juwaini berjanji, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Provinsi Jatim. Pihaknya menyadari, pencabutan subsidi itu akan sangat berdampak dan memberatkan bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Prinsipnya, kami siap memfasilitasi dan akan hadir di tengah-tengah masyarakat, tetapi dalam waktu dekat kami masih akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” singkat Juwaini.

Sumber Berita
Kabarmadura.id
Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close