Jangan Memalukan Diri dengan Garuk-garuk Selangkangan, Ini 10 Cara Mengatasi Gatal di Selakangan

Abadikini.com, JAKARTA — Tinea cruris atau rasa gatal di selangkangan disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit. Rasa gatal, terutama di area privat seperti selangkangan, kadang sangat mengganggu, bahkan bikin malu ketika digaruk.

Karena disebabkan oleh jamur, tinea cruris dapat menular dan menyebar. Jamur yang menyerang bagian tubuh lain juga bisa menyebar ke pangkal paha. Selain itu, penyakit ini pun menular ke orang lain. Dilansir dari Medscape, ini cara mencegah dan menanganinya.

1. Menjaga area selangkangan tetap kering

Karena jamur mudah berkembang di area yang lembap dan hangat, selangkangan dan area lipatan tubuh sangat berpotensi terinfeksi jamur. Menjaganya tetap kering sangat membantu agar jamur tidak berkembang di area tersebut.

Pastikan untuk mengeringkannya dengan handuk yang bersih setelah mandi dan membersihkannya. Jangan lupa untuk rutin mengganti celana dalam, terutama jika sudah terasa lembap.

2. Hindari menggunakan celana ketat

Celana yang ketat akan menaikkan kelembapan di area pangkal paha yang disukai jamur. Jika suka memakai celana ketat, kamu harus segera mengurangi frekuensi dan jangka waktunya, ya.

3. Menjaga kebersihan badan

Kebersihan badan bukan hanya mencegah jamur berkembang di area pangkal paha, tapi juga di area lain. Pastikan untuk mandi setelah banyak berkeringat dan pastikan tidur dalam kondisi badan yang bersih. Jangan lupa pula untuk rajin mencuci tangan.

4. Perhatikan jika ada infeksi jamur di area tubuh lain

Penderita infeksi jamur dapat menyebarkannya ke area tubuh lain. Jika kamu punya infeksi jamur di area tubuh mana pun, baik di kaki (tinea pedis), kepala (tinea capitis), bahkan panu (tinea vesicolor), jangan sampai kamu menyentuh anggota tubuh lain setelah menyentuhnya.

Handuk atau pakaian pun jangan sampai terkontak dengan area yang terinfeksi jamur, ya.

5. Hindari saling pinjam-meminjam handuk dan pakaian

Untuk menghindari penularan jamur dari atau ke orang lain, hindari saling pinjam-meminjam handuk dan pakaian. Kamu mungkin bisa tertular jamur dari pakaian orang yang terinfeksi jamur.

6. Berihkan dudukan toilet sebelum dipakai

Membersihkan dudukan toilet, terutama toilet umum, sebelum digunakan bukan hanya untuk mencegah infeksi jamur, namun juga bakteri dan kuman lainnya.

Kamu bisa membersihkannya dengan sanitizing spray, sanitizing wipes, atau alcoholic wipes. Kamu juga bisa menggunakan toilet seat cover untuk memastikannya bersih sebelum digunakan.

7. Menurunkan berat badan

Orang dengan berat badan berlebih memiliki lipatan tubuh yang lebih banyak. Selain itu, mereka juga cenderung lebih mudah berkeringat. Dua hal tersebut berisiko meningkatkan kelembapan di area selangkangan yang disukai oleh jamur untuk berkembang.

8. Pakai bedak antijamur

Jika terlanjur menderita tinea cruris, kamu bisa menggunakan bedak antijamur untuk mengurangi gatalnya. Bedak antijamur juga akan menjaga area selangkangan tetap kering dan mencegah tinea cruris kambuh.

9. Menggunakan salep yang dijual di apotek

Selain bedak antijamur, kamu juga bisa membeli salep antijamur yang dijual bebas di apotek, seperti miconazole dan ketoconazole. kamu bisa mengoleskannya di area ruam dan sekitarnya. Baca petunjuk penggunaannya dengan detail untuk informasi penting lainnya.

10. Berkonsultasi ke dokter

Jika tinea cruris masih mengganggumu, meski sudah melakukan cara-cara di atas, mungkin sudah waktunya kamu berkonsultasi ke dokter. Dokter akan memberikan diagnosis dan perawatan yang tepat bagimu. Beberapa obat jamur yang lebih efektif juga tidak dijual bebas tanpa resep dokter.

Pada intinya, untuk mencegah infeksi jamur, menjaga kebersihan merupakan hal yang paling penting. Selain itu, penting juga untuk berhati-hati agar tidak tertular atau menulari orang lain. Tinea cruris mudah kambuh jika kamu tidak berhati-hati, apalagi di musim hujan seperti sekarang.

Sumber Berita
IDNTimes
Back to top button