Gelar OKP, PBB Ingin Miliki Kader yang Amanah, Loyalitas Tinggi dan Profesional

Abadikini.com, BOGOR – Waketum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menyebutkan tema Orientasi Kepengurusan (OKP) hari ini adalah dengan tujuan memiliki kader yang amanah kemudian, loyalitas dan profesional.

Baca Juga

Menurut Sukmo, DPP PBB berkeinginan agar segenap kepengurusan partai itu memiliki tingkat loyalitas yang tinggi.

“Saya katakan bahwa pilih mana antara orang pintar dengan orang loyal? Maka kalau orang pintar ketika kita dalam keadaan yang sulit mungkin dia akan meninggalkan kita, tapi kalau orang loyal senang susah kita akan bersama-sama. Bahwa kepintaran itu bisa kita ajarkan, bisa kita kirim orang untuk belajar,” kata Sukmo dalam sambutannya di acara OKP di Bumi Gumati Convention Resort, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/1/2020).

“Jadi agar para pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang pada umumnya dan seluruh pengurus yang lain memiliki loyalitas terhadap partai, loyalitas terhadap ketua umum dan semua keputusan-keputusan partai,” sambungnya.

Sukmo Harsono Waketum DPP PBB. Foto: Istimewa/Abadikini.com

Lanjut Sukmo, kedua adalah amanah. Apa sih yang disebut amanah? Kalau sudah diangkat jadi pengurus, sudah mengucapkan sumpah dan janji maka dia benar-benar mengemban amanah dengan ketulusan dia, menghadiri semua kegiatan partai, mengikuti semua keputusan partai dan semua bekerja untuk kepentingan partai.

“Jangan merasa sudah dilantik, sudah mengucapkan sumpah tapi tidak amanah, tidak pernah datang ke kegiatan partai” ujarnya.

Sukmo menambahkan, Nah, berikutnya yang terakhir adalah profesional. Apa yang dimaksud dengan profesional?

Menurut Sukmo, seorang pengurus partai itu, dia boleh ketika mengambil keputusan boleh berdebat, boleh melakukan pendapat yang berbeda, akan tetapi terang Sukmo, ketika partai sudah mengambil keputusan maka dia harus bersikap mengamankan apa yang menjadi keputusan partai.

Dikatakan Sukmo, kemudian setiap tindakan-tindakan dia, setiap diberi tugas dia bisa bekerja dengan profesional menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik, bukan hanya menilai orang lain untuk profesional tetapi dirinya sendiri harus memulai bahwa menjalankan semua tugas dan kewajibannya dengan sekuat kemampuan dan keahlian yang dimiliki.

“Itulah cermin sikap profesional dari seorang pengurus yang kita harapkan bisa dikuasai, bisa didapatkan ilmunya di dalam membangun manajerial partai modern guna menghadapi Pemilu tahun 2024 yang akan datang,”  pungkasnya.

Baca Juga

Back to top button