Dampak Cuaca Ekstrem, 345 Rumah Rusak di Sulawesi Selatan

Abadikini.com, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat, sebanyak 345 rumah rusak disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Kepala BPBD Sulsel Syamsibar mengatakan, rumah yang rusak berdasarkan data sementara yakni disebabkan tanah longsor 3 rumah, angin kencang 147 rumah), dan angin puting beliung yakni 195 rumah.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan BPBD daerah setempat tentang kondisi yang ada,” ujar Syamsibar, Selasa (7/1/2020).

Sesuai data yang diterima, jumlah rumah rusak umumnya terjadi di Kabupaten Wajo yang mencapai 118 rumah.

Rumah tersebut rusak akibat hujan deras disertai angin kencang. Selanjutnya sebanyak 102 rumah rusak di Kabupaten Barru. Adapun rumah rusak itu berada di sejumlah lokasi seperti Dusun Siawung, Desa Siawung Kecamatan Barru, Dusun Lojie, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 20 miliar untuk penanggulangan bencana di daerah tersebut.

Dana penanggulangan bencana ini merupakan dana yang digunakan untuk tahap prabencana, saat tanggap darurat dan atau pascabencana.

“Kita ada Rp 20 miliar, tapi kita kawal dengan doa,” kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Baca Juga

Back to top button