Tips Perawatan Ruang Mesin Mobil Terendam Banjir

Abadikini.com, JAKARTA – Banyak kendaraan yang menjadi korban banjir Jakarta dan sekitarnya. Dari yang sekedar terendam air sampai hanyut terbawa derasnya arus banjir tersebut. Untuk membersihkan dan merawat ruang bakar mesin kendaraan yang terkena air dengan menggunakan solar sangat tidak dianjurkan.

Baca Juga

Banyak orang berpikir, kandungan solar mampu merontokkan kotoran dalam mesin mobil atau motor, karena bahan bakar solar dianggap akan ‘mengikat’ air dan kemudian terbuang mengalir lewat lubang pembuangan oli.

Menanggapi penanganan yang tidak tepat terhadap mobil korban banjir ini Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno angkat bicara. Menurutnya solar tidak baik dituangkan ke mesin. Sebab efeknya bisa membuat komponen mesin rusak.

“Karena fungsi solar bukan sebagai pelumasan. Bisa dikhawatirkan komponen mesin bisa ada yang aus,” kata Endro saat dihubungi, Senin (6/1/2020).

Dijelaskan Endro cara tepat menguras oli usai tercampur air sangat mudah, yaitu dengan menuangkan pelumas baru ke dalam mesin setelah menguras pelumas yang sudah tercampur air. Dalam situasi itu, pastikan tidak ada sisa oli di ruang bakar.

“Kemudian masukan oli standarnya. Terus hidupkan mesin beberapa menit. Kemudian dikuras lagi,” kata Endro.

Menurut Endro lakukan cara tersebut hingga tidak ada kandungan air dalam mesin.
Pelarangan solar untuk membersihkan ruang mesin yang kemasukan air juga diamini oleh Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino. Dikatakan Dolf penggunaan solar bisa merusak seal-seal komponen mesin (untuk menyekat oli).

“Penggunaan solar tidak disarankan sama sekali. Akan berdampak kurang baik terhadap ketahanan seal yang ada nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga

Back to top button