Kunjungi Alor, Menteri Agama Fachrul Razi: Saya Bangga Berada di NTT

Abadikini.com, KALABAHI – Menteri Agama Fachrul Razi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (28/12/2019).

Saat berkunjung ke Alor-NTT Jenderal TNI (Purn) ini meresmikan 2 prasasti pembangunan Kantor Urusan Agama yang akan di bangun di Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor dan Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat di halaman masjid Al-Fatah Kota Kalabahi, Alor, NTT.

Saat bersilaturrahmi dengan tokoh masyarakat, pemuka agama dan warga masyarakat Alor di Masjid Al-Fatah Kota Kalabahi Menteri Agama sebelum menyampaikan sambutannya dia terlebih dahulu menyampaikan dua pantun kepada ratusan hadirin yang telah memadati halaman Masjid terbesar di Kabupaten Alor itu.

Berikut dua lantunan pantun menteri Agama:

“Dari Jakarta ke Alor yang indah, tiba di tempat membawa pantun, kami datang meski pun lelah, tapi sangat bahagia karena umatnya rukun,”.

“Sukun buah yang sangat lezat, enak dimakan dan bikin sehat, rukun membahagiakan semua umat, hidup damai sejahtera setiap saat,”.

Lebih lanjut Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan makna dari pantunnya yang kedua tentang rukun dan damai akan membawa kesejahteraan.

“Kenapa saya bilang rukun damai itu membawa kesejahteraan? Saya bukan omong kosong juga. Dua minggu yang lalu saya berkunjung ke Abu Dhabi Uni Emirat Arab, Negara Arab, Negara Islam yang kotanya itu katanya termegah di dunia kotanya ada Abu Dhabi ada Dubai,” ujarnya.

“Mereka bilang ke saya gini, saat ketemu pangeran, pak itu hidup rukun damai antara agama ini penting dan sangat mutlak sekali dia bilang, kami punya objek wisata yang sangat banyak dia bilang, enggak akan ada orang banyak lihat pak kalau kita tidak rukun dan damai,” sambungnya.

Lebih lanjut, Fachrul Razi menuturkan, Abu Dhabi miliki hotel yang luar biasa banyaknya, Menurutnya, mungkin terbanyak di dunia dan tertinggi juga di dunia sampai 80 tingkat tentu kata dia, tidak akan ada orang yang datang menginap kalau masyarakatnya tidak rukun dan damai.

“Bapak tau tidak penduduk kami tidak sampai 2 juta orang tapi yang datang ke tempat kami ini, ke kota ini kira-kira ada 4 juta orang dan mereka senang sekali ada di sini padahal agamanya sebagian besar non muslim, tapi mereka bilang sangat damai datang di Abu Dhabi. jadi kalau kita rukun dan damai semua orang pasti datang dengan senang hati,” tuturnya.

Untuk itu terang Fachrul Razi, Indonesia, khususnya NTT akan bisa maju dengan budaya rukun dan damai. Jika itu dijalankan kata dia, maka kita bikini apapun, kegiatan-kegiatan ekonomi semua orang pasti datang mau ikut, tapi terangnya lagi, kalau kita berantam melulu pasti orang tidak akan mau datang.

“Saya bangga berada di NTT karena di dalam indek kerukunan umat beragama nomor 1 adalah paling tinggi Papua Barat, nomor 3 Bali dan nomor 2 adalah NTT,” tegasnya.

Fachrul Razi berpesan supaya kerukunan antar agama di NTT khusunya di Alor terus di kembangkan, di gaungkan ke mana-mana supaya orang bisa mencontohkan NTT.

“Saya harapkan kerukunan antar agama ini bisa di jaga dengan baik dan kami bangga, mungkin suatu masa saya bisa bilang kepada siapapun kalau mau melihat kerukunan agama datang ke NTT, kerena NTT salah satu contohnya,” pungkasnya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close