Dipercaya Yusril Pimpin PBB Kepri, Ini Strategi dan Gebrakan Baru Agussalim

Abadikini.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memilih saudara Agussalim sebagai Ketua DPW PBB Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2019-2024  dengan nomor SK.PP/041/2019.

Hal itu dibuktikan dengan telah di serahterimakan susunan pengurus DPW PBB Kepri oleh Ketua Bidang Organisasi Internal Husni Jumat kepada Agussalim pada Rabu (18/12/2019) di Markas Besar DPP PBB di bilangan Kalibata, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ketua DPW PBB Kepri Agussalim menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang telah diberikan Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra kepadanya untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai ketua DPW. Sebelumnya, Agussalim ditetapkan sebagai calon ketua DPW PBB Kepri secara Aklamasi berdasarkan musyawarah mufakat.

“Alhamdulillah dalam Muswil kemarin teman-teman mempercayakan kepada saya secara aklamasi, tidak ada konflik, tidak ada persaingan, memang saya juga tidak ambisi di PBB ini cuma kebetulan teman-teman menganggap saya sudah lama berkecimpung di partai ini bersama-sama dengan haji Roni ketua DPW yang lama, insya Allah kami bisa bersama-sama sinergi antara DPC, DPW dan DPP kedepan, karena tanpa sinergisitas, kekompakan partai ini agak sulit kita di kembangkan. Melalui kekompakan itu saya yakini kedepan ini di pemilu 2024 kita yakin PBB bisa masuk 5 besar khususnya di Kepri,” kata Agussalim kepada Abadikini.com di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Sebagai ketua DPW Kepri Agussalim mengatakan, untuk periode kepemimpinannya 5 tahun kedepan dirinya sudah punya sebuah strategi dengan gebrakan-gebrakan baru, diantaranya terang Agussalim, Dia ingin membentuk Infrastruktur lengkap sesuai denga pakta integritas yang sudah ia tandatangani.

“Saya ingin menyatukan tokoh-tokoh masyarakat, khususnya tokoh-tokoh umat Islam di Kepri, juga tokoh-tokoh pemuda untuk bergabung di PBB. Karena Partai kita ini kalau dibandingkan dengan Partai-partai lain masih suci, karena masih bisa kita kembangkan di daerah Kepri, apa lagi di Kepri itu mayoritas penduduknya umat islam,” ujarnya.

Menurut Agussalim, Pembenahan infrastruktur Partai di Kepri tidak terlau sulit hanya pembenahan saja kembali dari struktur yang sudah ada pada periode sebelumnya, karena menurut dia, DPC sudah 100 persen, PAC sudah 75 persen dan Rantin sudah terbentuk mencapai 40 persen.

“Alhamdulillah kita sudah 100 persen di 7 kab/kota dan PAC yang baru kita bentuk kemarin sekitar 75 persen, nanti kedepannya kita sempurnakan menjadi 100 persen, Ranting yang sudah terbentuk sampai saat ini di DPC-DPC sekitar 40 persen jadi sesuai target DPP 75 persen itu insya Allah di 2020 akhir Ranting ini kita akan selesaikan dan kita perkuat lagi dengan pengkaderan,” terangnya.

Mantan Ketua DPC Tanjung Pinang ini menegaskan, PBB bisa besar kalau di bawahnya seperti PAC dan Ranting harus mengakar, kalau tidak mengakar agak sulit kita, sebab, menurut Agussalim, PBB Kepri butuh kader-kader di tingkat PAC dan Ranting untuk menjaga suara.

“Terutama nanti kita akan menempatkan mereka sebagai saksi-saksi di TPS-TPS, itu yang kita bina nanti kedepanya, supaya saksi-saksi kita juga kedepan saksi militan, bukan saksi karbitan, inilah yang kita perlu bentuk sampai ke Ranting bahkan sampai ke Anak Ranting harus kita bentuk,” tegas Agussalim.

“Karena ini, tujuan kita itu mengawal, karena pengalaman pemilu yang sudah-sudah kita kalahnya di situ. Banyak pun kita raih suara, kalau suara kita tidak di jaga, ketika penghitungan suara pada pleno di kecamatan, di kelurahan itu selalu hilang. pengalaman kami di Tanjung Pinang itu saya prediksi di tahun 2014 lalu seharusnya kita bisa dapat 2 kursi, tapi karena ada beberapa TPS yang enggak kita kawal, disitu permainan mereka lakukan seperti manipulasi suara oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. akhirnya kursi kita tidak dapat tapi suara kita mencapai 5 persen,” tegasnya menambahkan.

Terkait dengan mengkaderan, kata Agussalim, pada awal 2020 nanti setelah pembenahan infrastruktur usai ia akan fokus pada pengkaderan dengan merekrut kader baru dan lama dari semua kalangan baik tokoh masyarakat dan generasi melenial untuk bersama-sama sinergi memajukan PBB Kepri

“Pengkaderan, nanti ketika di awal 2020 kita ini mungkin mulai merekrut kader-kader baru dan juga merangkul kader-kader lama yang masih mau bergabung dengan kita untuk di satu padukan, nanti kita rekrut kalangan milenial, kalangan tokoh-tokoh masyarakat ini semua akan kita coba merangkul kembali,” kata Agussalim.

Sementara terkait dengan pencitraan, terang Agussalim, Dia akan membuat 1 media khusus dari partai Bulan Bintang, karena terang dia, PBB Kepri memiliki kelemanhan di situ, karena corong ke kalangan milenial dan masyarakat tidak ada, “Saya punya rencana di Kepri membuat media Khusus Partai Bulan Bintang nanti disitulah kader-kader akan menyampaikan program-proram Partai dan pemikiran-pemikiran mereka terkait dengan sosial, politik, budaya, ekonomi dan hukum agar dipublikasikan di website tersebut, sekaligus juga bersinergi dengan media Online dan cetak di Kepri untuk mensosialisasikan kegiatan-kegiatan partai di Kepri,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Agussalim juga menceritakan alasanya memilih Partai Bulan Bintang sebagai alat perjuangan. Menurut Agussalim, Dia memilih berjuang bersama PBB karena di PBB dirinya bisa berkarya di dunia dan juga di akhirat.

“Latar belakang saya memilih alat perjuangan melaui PBB, karena saya melihat Partai Bulan Bintang ini dua sisi mata uang yang berbeda, satu dunia yang satu lagi akhirat, karena di Partai Bulan Bintang kita bisa berkarya untuk dunia dan bisa juga menuju ke akhirat. Karena ini adalah Partai Islam jadi di dunia dapat pahala dan akhirat bahagia, dan yang kedua saya menilai partai ini tidak seperti partai-partai nasional lain, tidak saling gontok-gontokan dan di PBB ini adem saya lihat dan jiwa saya cukup tenang dalam berjuang di Partai Bulan Bintang,” ucapnya.

“Saya bergabung dengan PBB sejak tahun 2009 waktu itu saya menjabat di posisi wakil ketua DPC PBB Tanjung Pinang, kemudian pada tahun 2014 saya menjabat sebagai ketua DPC PBB Tanjung Pinang.

Selain menceritakan alasannya berjuang bersama Partai Bulan Bintang Agussalim juga jabarkan pasang surut perolehan kursi PBB di Kepri. Menurut Agussalim, PBB di Kabupaten Anambas pada tahun 2009-2014 kita pemenang pemilu punya 4 kursi, kemudian pada 2014-2019 peroleh 3 kursi sekarang 2019-2024 tingggal 2 Kursi, di karimun pernah 1 Kursi 1999-2004, di Bintang 1 kursi, di Karimun 1 kursi dan 1 kursi di Batam. Selain itu kepri juga pernah meraih 1 kursi di Provinsi pada tahun 1999-2004

“Kedepan kita akan berusaha untuk mengembalikan lagi anambas itu 3-4 kursi, karena di situ lumbung suara Partai Bulan Bintang dan kita juga akan menjadikan kader terbaik untuk menjadi kepala daerah di Anambas sebagai pengusung pada pilkada 2020 nanti, minimal kalau tidak ada kursi sebagai pendukung yang ada kursi menjadi pengusung pada pilkada tahun depan itu dilakukan agar ada sinergi dengan pemerintah kedepan untuk bisa membantu PBB meraih kemenangan di pemilu 2024 khususnya di Kepulauan Riau,” pungkasnya.

Untuk dikatahui, berikut ini struktur Pengurus DPW PBB Provinsi Kepulauan Riau Periode 2019-2024. Pengurus sebanyak 17 orang dengan rincian sebagai berikut, Ketua didampingi 5 wakil ketua. Sekteraris didampingi 4 wakil sekretaris. Bendahara didampingi 3 wakil bendahara, serta Ketua Majelis Pertimbngan Wilayah (MPW) dan Ketua Badan Kehormatan Wilayah (BKW).

Ketua DPW: Agussalim

Sekretaris: Wiwik Widawati, SE

Bendahara: Umi Kalsum

Ketua MPW: H. Sayednong Ali

Ketua BKW: Dr. Drs. Safri Salisman, M.Si

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close