Sehari Diterjang Banjir Bandang, Kader PBB Solok Selatan Gerak Cepat Bantu Korban

Abadikini.com, PADANG ARO – Kader Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupeten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) gerak cepat mengrimkan bantuan kepada warga korban banjir bandang di Kecamatan Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh pada Sabtu (14/12) satu hari setelah bencana melanda daerah tersebut.

“Ini kita turun tangan cepat membantu dengan dana kita sendiri, jadi kita bantu ada berupa uang, pakaian dan sembako soalnya kalau di tunggu pemerintah kayaknya lama lagian masyarakan butuhnya segera mungkin. Kalau batuan pemerintah nanti sekitar seminggu atau dua minggu baru dananya bisa dicairkan” kata anggota DPRD Partai Bulan Bintang Solok Selatan Wahyu Hidayat kepada Abadikini.com melalui sambung tetelpon, Senin (16/12).

Hidayat memperkirakan dampak banjir badang disertai longsor ini terjadi 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Sungai Pagu, Koto Parik Gadang Diateh, Pauh Duo dan Sangir Batang Hari.

Istimewa

Menurutnya, Solok Selatan ini daerah yang rawan banjir dan longsor dikarenakan kata Wahyu, banyak penebangan hutan secara illegal serta banyak juga penembang emas illegal. untuk itu Wahyu meminta kepada pemerintah untuk segera menertipkan praktek-praktek illegal itu, karena sangat berdampak pada masyarakat banyak.

“Solok Selatan inikan rawan banjir, rawan bencana lonsor jadi kalau bisa itu penebangan hutan illegal atau illegal logging dan penambang emas ilegal disni banyak, jadi saya minta pemerintah segera menertibkan itu sebab hampir setiap tahun solok selatan ini langanan banjir,” ujarnya.

Hidayat juga meminta kepada pemerintah untuk segera meperbaiki jalan dan jembatan yang hancur akibat diterjang longsor dan banjir bandang dan mengrim bantuan berupa sembako segera mungkin untuk meringankan beban warga dampak bencana ini.

“Saya minta kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan dan jembatan yang hacur diterjang lonsong dan banjir bandang serta pengiriman bantuan secepat mungkin,” pungkasnya.

Istimewa

Sebelumnya, Banjir bandang kembali menerjang wilayah Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (13/12/2019) pukul 05.00 WIB. Ini merupakan bencana kedua yang dialami warga setempat dalam kurun waktu kurang dari sebulan terakhir. Sebelumnya, banjir bandang juga melanda permukiman warga pada 20 November 2019.

Rumah yang terendam banjir tercatat ada 750 rumah dengan rincian 530 di Sungai Pagu, 219 di Sangir Batang Hari dan satu rumah di Koto Parik Gadang Diateh.

“Sebanyak 10 rumah warga hancur atau rusak berat diterjang banjir. Dilaporkan juga ada jembatan yang mengalami rusak berat,” kata Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Firdaus Firman kepada media Sabtu (14/12).

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close