Janji Jokowi Pangkas Eselon III dan IV Mulai Dieksekusi Tjahjo Kumolo, 1,6 Juta ASN Jadi Penyuluh

Abadikini.com, JAKARTA – Sejumlah kementerian telah memulai memangkas pejabat eselon III dan IV. Tugas mereka dialihfungsikan.

“Jumlah pegawai negeri kita saja 4,3 jutaan, yang 1,6 juta itu pegawai administrasi yang ditugaskan sebagi penyuluh, jadi pegawai puskesmas,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa, (10/12/2019).

Tjahjo menuturkan mereka sengaja dialihkan menjadi penyuluh agar lebih berperan di tengah masyarakat. Dia menyebut pengalihan masih bakal berlanjut.

Eks Sekjen PDI Perjuangan itu menegaskan pembengkakan sumber daya manusia tak boleh kembali terjadi. Kementerian PANRBberkomitmen menjaring ASN lebih ketat.

“Tahun ini kita akan lebih tegas lagi,” kata dia.

Eks Menteri Dalam Negeri itu menyebut pengalihan tugas pejabat eselon III dan IV tak memakan waktu lama. Kementerian PANRB menyelesaikan hal itu dalam tiga minggu.

Rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian muncul dalam pidato Presiden Joko Widodo usai dilantik sebagai periode 2019-2024, Minggu, 20 Oktober 2019. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan besar-besaran.

Investasi penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Birokrasi panjang, kata Jokowi, harus dipangkas. Hal itu dianggap penting agar memberikan stimulus positif terhadap perekonomian Indonesia di masa mendatang.

“Eselon harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi,” kata Jokowi.

Sumber Berita
Medcom.id
Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close