Trending Topik

Ini Perbincangan Terakhir Mahasiswa UIN Jakarta yang Tewas Jelang Wisuda

Abadikini.com, JAKARTA – Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bernama Nurul Faqih (22) yang tewas dalam kecelakaan menjelang wisuda dikenal sebagai sosok yang baik. Korban dikenal kerap kali membantu teman tanpa pamrih.

Rekan korban bernama Dio Aditya Warman (23) mengaku kaget dengan kabar meninggalnya Faqih menjelang wisuda. Apalagi, malam harinya, Dio mengaku sempat bertemu pada malam harinya sebelum korban mengalami kecelakaan.

“Kaget, apalagi saya. Saya terakhir ketemu sama almarhum ya tadi malem pukul 23.00 WIB itu. Jujur saya juga nggak nyangka, karena memang nggak ada pembicaraan apa ya. Pembicaraannya biasa dia habis lulus mau ngapain, mau kerja di mana, benar normatif pembahasannya,” kata Dio saat ditemui detikcom di kampus UIN Jakarta, Ciputat, Tanggerang Selatan, Minggu (1/12/2019).

Dio menerangkan, menjelang wisuda sudah ditentukan untuk berkumpul pukul 06.45 WIB di kampus untuk perayaan wisuda. Namun, tak lama kemudian, kerabat mendengar kabar insiden kecelakaan yang ternyata dialami oleh Faqih.

“Ada kecelakaan orangnya juga nggak tahu siapa pokoknya dari Fakultas Psikologi. Nggak lama kemudian, ada kiriman foto KTP, SIM, dan itu teman kita. Setelah dikonfirmasi, beliau meninggal di tempat, itu yang saya tahu,” ujar Dio.

Selain Dio, Tegar Razib Muhammad (23) menyebut Faqih sosok yang selalu siap membantu teman ketika dimintai pertolongan. Faqih pun dikenal sebagai orang yang aktif berorganisasi dan memiliki kemampuan dalam mendesain.

“Dia selalu desain poster, banner di organisasi kampus. Setiap kali orang minta tolong bikinin itu dia selalu mau, dan dia nggak pernah minta bayaran, nggak neko, banyak karya desain almarhum,” katanya.

Tegar menyebut sosok mahasiswa yang berkuliah di Fakultas Psikologi itu sebagai orang yang ramah dan rajin beribadah. Faqih juga dikenal suka berbagi makanan.

Sependapat dengan Tegar, Farah Mumtas (23) menilai sosok Faqih sebagai sahabat yang peduli terhadap teman sehingga, kata dia, banyak teman dekat Faqih merasa kehilangan.

“Dia care banget sama teman. Jadi teman-teman kalau buat acara nggak sungkan minta bantuan ke dia dan nggak pernah dia yang namanya nolak,” katanya.

Sumber Berita
detikcom
Topik Berita
Back to top button
Close