Kursi Empuk Jabatan untuk Para Jenderal Polisi di Era Jokowi

Abadikini.com, JAKARTA – Sejumlah jenderal polisi mendapat beberapa posisi strategis di era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Salah satunya posisi Komisaris Pertamina yang diisi oleh Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Condro Kirono. Posisi Condro Kirono berada di bawah pimpinan Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Jadi komisaris baru Condro Kirono itu sebagai pendekatan dari segi hukum, seperti kata Pak Menteri, komisaris harus diperkuat,” ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, Senin (25/11).

Selain Komjen Pol Condro Kirono, sejumlah jenderal polisi lainnya juga menempati jabatan strategis, di luar instansi Polri. Berikut ulasannya seperti dilansir Abadikini dari Merdeka :

Menteri Dalam Negeri

Untuk pertama kalinya posisi Menteri Dalam Negeri dijabat oleh jenderal polisi bintang tiga. Dalam kabinet Indonesia Maju, Jokowi memilih Jenderal Polisi Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri periode 2019-2024. Sebelumnya, jabatan ini diisi oleh Tjahjo Kumolo periode 2014-2019.

Pada periode-periode sebelumnya, jabatan Menteri Dalam Negeri diisi oleh Letnan Jenderal maupun Mayor Jenderal. Namun ada pula dari kalangan profesional.

Badan Intelijen Negara (BIN)

Jika biasanya BIN dipimpin jenderal dari kalangan TNI, di era Presiden Jokowi, BIN dipimpin oleh seorang jenderal polisi yakni Budi Gunawan. Mantan Wakapolri itu menjabat sebagai Kepala BIN mulai September 2016.

Saat itu dia menggantikan Letjen (Purn) Sutiyoso. Budi Gunawan pensiun dari Polri pada Januari 2018 dan tetap menjabat sebagai Kepala BIN hingga kini periode ke dua kepemimpinan Jokowi.

Dirjen Imigrasi

Irjen (Purn) Ronny Sompie menjabat sebagai Dirjen Imigrasi sejak 2015 lalu. Saat itu dirinya masih menjadi perwira tinggi aktif Polri.

Namun, setelah terpilih menjadi Dirjen Imigrasi, dia langsung mengajukan pensiun dini dari Polri. Sejumlah jabatan pernah diembannya di Polri. Di antaranya adalah Kadiv Humas Polri dan Kapolda Bali.

Dirut Bulog

Badan Urusan Logistik (Bulog), salah satu lembaga Indonesia yang mengurusi penjualan beras, sempat dipimpin oleh para profesional dan TNI. Kini, jabatan itu diisi oleh Komjen Pol (purnawirawan) Budi Waseso.

Mantan Kabareskrim itu menjabat sebagai Dirut Bulog sejak 27 April 2018 hingga kini. Sebelum menjadi Dirut Bulog, Budi Waseso menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelum di BNN, Budi Waseso menjabat sebagai Kabareskrim Polri.

Irjen Kemenperin

Komjen Setyo Wasisto menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sejak November 2018. Sebelumnya, Setyo merupakan Kadiv Humas Mabes Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal.

Kepala BNPT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sempat dijabat oleh jenderal polisi bintang dua atau Irjen. Namun, pangkat perwira polisi yang menjabat kepala BNPT dinaikan menjadi bintang tiga atau Komjen sejak era Saud Usman Nasution.

Kepala BNPT pertama dijabat oleh Irjen Pol Ansyaad Mbai (2010-2014). Kemudian pada 2014-2016, Kepala BNPT dijabat oleh Komjen Pol Saud Usman Nasution.

Usai masa jabatan Komjen Pol Saud Usman Nasution habis, digantikan oleh Komjen Pol Tito Karnavian tahun 2016. Setelah itu, digantikan oleh Komjen Pol Suhardi Alius sejak 2016 hingga saat ini.

Kepala BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN), salah satu lembaga yang bertugas untuk mencegah, memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia. BNN melakukan tugasnya dengan berkoordinasi dengan Kepolisian RI.

BNN pernah dipimpin oleh Brigjen Pol Jodie Rooseto pada 2012-2015. Kemudian jabatan itu diteruskan oleh Brigjen Pol Edward Syah Pernong. Kemudian pada 2018-2019, Kepala BNN dijabat oleh Komjen Pol Budi Waseso. Kini Kepala BNN dijabat oleh Komjen Pol Heru Winarko.

 

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close