Kisah Miris TK Dilempar Batu di Bekasi, Gegara Tidur Terganggu

Abadikini.com, BEKASI – Aktivitas di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Raihan Islamic School, Cibarusah, Bekasi sempat terhenti lantaran aksi seorang pria yang melempar batu. Pasalnya, pria bernama Jaya (38) itu merasa terganggu dengan kebisingan anak-anak TK.

Dirangkum detikcom, peristiwa yang terjadi pada Rabu (13/11) pagi itu dibawa ke kantor polisi. Pihak TK melaporkan perbuatan Jaya ke polisi.

Bermula, ketika anak-anak TK sedang bernyanyi. Tiba-tiba, Jaya menghampiri TK dan melemparinya dengan batu.

“(Sekolah) sedang aktivitas proses belajar anak siswa-siswi TK Islam dengan kegiatan bernyanyi. Kemudian saksi melihat pelaku datang mendekati TKP langsung melempar batu sebanyak 2 kali,” ujar Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman dalam keterangan, Kamis (14/11/2019).

Para guru sempat menegur dan menanyakan alasan aksi pelemparan batu itu. Pelaku berkilah melakukan itu karena istirahatnya terganggu.

“Pelaku mengatakan (kepada guru) ‘berisik, mengganggu orang istirahat!’ sambil kembali mengambil batu dan hendak melempar kembali,” ujar Sukarman.

Para guru TK itu kemudian melaporkan aksi pelaku ke ketua RT setempat. Setelah itu, para guru membuat laporan ke Polsek Cibarusah.

Polisi telah mendatangi rumah pelaku, tapi pelaku tidak berada di tempat. Sejumlah saksi juga telah diperiksa.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pelemparan batu ini. Pelaku terancam dijerat Pasal 335 ayat 1 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini,” imbuhnya.

Sukarman menyebutkan, perbuatan pelaku ini membuat para murid ketakutan.

“(Pelaku) melempar batu sebanyak 2 kali dan mengenai pagar sekolah yang saat itu tertutup, sehingga membuat anak sekolah takut, gurunya juga takut,” lanjutnya.

Sukarman mengatakan siswa-siswi terkaget-kaget oleh kejadian itu. Meski begitu, ia memastikan para siswa tak mengalami trauma.

“Untuk trauma tidak ada karena begitu kaget, yang bersangkutan (siswa-siswi) langsung diarahkan ke bu gurunya, Bu Anisa, masuk ke dalam kelas,” tutur Sukarman.

Ketua RT 02/08 Kota Serang Baru, Cibarusa, Kabupaten Bekasi, Sikarman menyebutkan, pihak TK dan pelaku akan dimediasi. Para pihak tengah mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan atas insiden itu.

“Pokoknya hari ini (mediasi), cuma jam-nya saya belum dikasih tahu,” ujar Ketua RT 02/08 Kota Serang Baru, Cibarusa, Kabupaten Bekasi, Sikarman kepada detikcom yang dikutip Abadikini, Kamis (14/11/2019).

Sikarman menyebut pelaku berniat untuk menemui pihak sekolah untuk menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan. Namun, karena berbagai kesibukan, kedua belah pihak belum bisa bertemu.

Sikarman menuturkan pelemparan batu ke TKIT Raihan Islamic School itu baru pertama kali terjadi. Ia memastikan tidak ada korban dalam kejadian itu.

“Kena pagar aja, cuman pagernya tertutup,” ujar Sikarman.

Pihak sekolah menyambut baik adanya upaya mediasi. Yang terpenting, pelaku tidak melakukan lagi perbuatannya itu.

Sumber Berita
detik

Baca Juga

Back to top button