Pasukan Kurdi Siap Sambut Operasi Militer Turki Di Suriah

Abadikini.com, JAKARTA – Rencana operasi militer Turki di Suriah direspons pasukan Kurdi. Mereka mengklaim dapat dukungan dari Amerika Serikat untuk menghadapi operasi militer di utara Suriah tersebut.

Partai Demokratik Suriah menyatakan pasukan Turki mencoba memasuki wilayah yang dikendalikan oleh SDF (Social Democratic Force). Hal ini bisa memicu perang terbuka. Ungkapan tersebut dinyatakan oleh juru bicara SDF, Mustafa Bali melalui akun Twitternya, seperti dikabarkan oleh Bulgarianmillitary.com pada Minggu (7/10).

Mustafa Bali menegaskan bahwa Partai Demokrat Suriah mendapat dukungan Amerika Serikat. “Kami berkomitmen pada mekanisme keamanan dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menstabilkan kawasan dan kami akan mengubah serangan Turki menjadi perang total di sepanjang perbatasan untuk melindungi rakyat kami,” tegas Mustafa.

“Turki sudah melanggar hukum dan tidak bisa menjaga zona agar tetap aman,” tambah Mustafa.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan bahwa operasi di Suriah utara diperlukan untuk menciptakan “zona keamanan 30 km.” Turki juga ingin menampung kembali ratusan ribu pengungsi Suriah yang masih berada di wilayah Turki di zona perbatasan atau penyangga, terutama pengungsi Arab. Sedangkan pasukan Kurdi di Suriah secara jelas menentang upaya ini.

Saat ini, sekitar 6 ribu pasukan Turki dikabarakan sudah berkumpul di perbatasan. Bahkan dilaporkan pesawat-pesawat tempur Turki sudah siaga untuk melakukan serangan udara kepada posisi pasukan Kurdi.

Sumber Berita
Rmol

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button