Trending Topik

Serem, Ada Penampakan Tangkalaluk, Ular Langka Bernuansa Mistis Korban Karhutla

Abadikini.com, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalimantan semakin memprihatinkan. Tidak hanya kerugian materil yang merundung warga setempat, satwa liar dan langka seperti ular yang tinggal di hutan-hutan Kalimantan pun turut terkena imbasnya.

Sejak beberapa hari terakhir, video kepulan asap yang menyelimuti sebagian daerah di Kalimantan memang menghiasi lini masa di berbagai media sosial. Mirisnya, sebagian besar titik api diketahui berasal dari wilayah Kalimantan Timur yang digadang-gadang akan menjadi rumah bagi ibu kota baru Indonesia.

Dari sekian banyak video dan foto yang hilir mudik, ada serangkaian foto yang sukses membuat jagat maya heboh. Bagaimana tidak, akun Twitter @PakatDayak tiba-tiba mengunggah foto seekor ular langka yang menjadi korban kebakaran hutan di Kalimantan.

Dalam keterangannya, ular tersebut diketahui merupakan predator jenis ular raksasa yang dikenal dengan nama Tangkalaluk atau Phyton Raja Ular Rimba Belantara Dayak Kalimantan. Populasinya kini diklaim sudah sangat sedikit dan disinyalir nyaris punah.

Sang empunya akun bercerita bahwa pada masa lalu Tangkalaluk selalu mencari mangsanya di pedalaman hutan. Makanan favoritnya adalah babi hutan, harimau dahan, dan hewan besar lainnya.

Selain memiliki ukuran yang nyaris seperti Anaconda di hutan Amazon, Brasil, legenda ular jenis phyton ini digadang-gadang memiliki kemampuan meniru suara rusa, orang utan, atau suara burung dalam menarik perhatian mangsanya.

Penemuan bangkai ular yang diduga Tangkalaluk sontak menyita perhatian masyarakat Kalimantan maupun Dayak, mengingat selama ini mereka hanya bisa mendengar cerita Tangkalaluk dari mulut ke mulut.

Namun, ketika mereka mendapat kesempatan melihat langsung penampakannya, sang raja rimba sudah dalam kondisi mengenaskan akibat kebakaran hutan.

“Baru kulihat, walau sering diceritakan secara lisan dari orang tua kami ternyata benar – benar masih ada dan terlihat,” tulis akun @PakatDayak pada keterangan foto.

Melalui unggahan ini, sang pemilik akun juga meminta Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan tindakan nyata.

“Bukan hanya membawa celaka bagi manusia, kebakaran lahan dan hutan ini juga jadi petaka bagi marga satwa… Cc @jokowi,” tulisnya.

Sejak dibagikan pada Sabtu 14 September 2019 lalu, foto bangkai Tangkalaluk berhasil menuai simpati para netizen Indonesia. Bukan tanpa alasan, belakangan ini memang banyak beredar foto bangkai-bangkai ular yang juga menjadi korban karhutla di Kalimantan.

“Indonesia tu kayaraya. Dr kekayaan alam dan satwa. Tp semua musnah terbakar sdh krn ulah manusia. Trs apa sisa utk anak cucu kita nnt? Foto gambar or lukisan alam. Mengenaskan,” tulis akun @rykiki123.

“Itu baru yg bisa ditemukan, belum satwa lain yg tidak terhitung banyaknya menjadi korban. Menyedihkan sekali,” tulis akun @ric_sihotang15.

“Serem uey bentuk ularnya, kayak yg di film-film itu..semoga ada penangkaran khsus buat nih hewan langka,” tulis akun @armand_aap.

Namun, ada juga netizen yang mengkritisi keterangan foto yang dituliskan sang pengunggah foto, mengingat satwa liar itu dievakuasi menggunakan tali rapia. Dalam arti lain, ular yang ada di foto tersebut ukurannya tidak terlalu besar.

“Itu emg besar apa cm efek kamera ya,” tulis akun @BakoelSate.

“Di liat dari tali rapia, sebenarnya enggak terlalu gede itu ular,” tulis akun @Mamang_kita.

“Please be Smart!! Itu ular kecil, coba bandingkan dengan skala tali RAFIA yang diikatkan pada bagian pangkal kepala Ular. Tolong laaah, saya move dari Facebook ke Twitter, karena sudah terlalu banyak orang orang bodoh termakan Hoax disana. Masa disini juga bakal sama.. hadeeeeeeh,” tulis akun @BukanBotomBiasa.

Sumber Berita
Okezone
Topik Berita
Back to top button
Close