Margarito Sebut La Nyalla Sosok Tepat Pimpin Ketua DPD RI

Abadikini.com, SURABAYA – Pakar Hukum Tata Negara, Dr Margarito Kamis mengakui bahwa Peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia nyaris tak banyak diketahui dan mungkin kurang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya ketika menjadi narasumber dalam acara bedah buku La Nyalla Mahmud Mattalitti yang berjudul “Mewujudkan DPD RI Yang Kuat Dan Bermartabat” di Hotel Shangri La, Surabaya, Rabu (7/8).

Margarito menyatakan bahwa jika selama ini DPD RI terbentur dengan ketentuan dalam UUD 1945 yang membuat DPD terlihat seperti menjadi sub ordinat dari DPR. Padahal, DPD bisa saja menampilkan dirinya dengan kreasi-kreasi yang diciptakan.

“Sehingga, butuh figur yang begitu terampil yang dengan keterampilannya tidak mengandalkan skema UUD tapi skema politik. Itu saja yang membuat DPD terlihat anggun di permukaan politik,” katanya.

Namun, dari pengalaman yang ada ia merasa anggota DPD masih sangat kurang kreasi yang diciptakan, sehingga tidak memberi dampak kepada masyarakat. Selain itu, masih ada beberapa kreasi yang tidak dibutuhkan malah diperjuangkan.

Ia mencontohkan, DPD tidak mampu tampil seperti program ILC di salah satu tv swasta yang setiap minggunya ditunggu oleh masyarakat, karena dirasa lebih mampu memberi tekanan kepada pemerintah untuk merubah kebijakan. Padahal, DPD memiliki anggaran yang besar untuk berbuat sesuatu untuk mencapai tujuan utamanya.

“Kreasinya yang miskin. ILC saja tiap minggu orang nunggu dan ILC muncul langsung berubah kebijakan itu. Masak DPD sebesar itu gak bisa. Ini duit seabrek-abrek gak ada apa-apa,” tegasnya.

Selain dibutuhkan kreasi dari pimpinan dan anggota, ia menambahkan juga butuh kerja bersama melalui pemikiran seluruh anggota agar DPD benar-benar menjadi kuat.

Ketika disinggung siapa yang dapat membawa DPD menjadi lebih kuat? Margarito menyebut nama La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Ia menilai, sosok La Nyalla dengan kemampuan yang dimiliki dapat membawa DPD lebih kuat ke depannya. Ia juga mencontohkan bahwa La Nyalla mampu membawa institusi tak beruang seperti PSSI dan Kadin Jatim menjadi lebih berkembang.

“Tanpa adanya kreasi akan sangat sulit membawa institusi seperti itu berkembang. Dan figur La Nyalla saya kira cukup bisa diandalkan. Apalagi, yang sangat hebat dia adalah type pendengar yang baik, bukan type mendikte orang,” pungkasnya.

Editor
M Saleh
Topik Berita

Berita Terkait

Back to top button
Close