Hadiri Bedah Buku Karya La Nyalla, Khofifah: Saatnya Dilakukan Penguatan DPD RI

Abadikini.com, SURABAYA – Peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, sebagai lembaga yang mewakili daerah di parlemen nasional sudah saatnya dilakukan penguatan.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri silaturahim anggota DPD RI wilayah Timur dan Pulau Jawa, serta bedah buku karya La Nyalla, berjudul “Mewujudkan DPD RI yang Kuat dan Bermartabat”.

Di depan 36 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terpilih masa bhakti 2019-2024 ini, Khofifah menjabarkan proses awal berdirinya DPD hingga 15 tahun perjalanan DPD dikancah perpolitikan bangsa. “Proses yang berjalan selama 15 tahun, mungkin sudah saatnya dilakukan penguatan,” tegas Khofifah.

Mengutip dari Sindonews Jawa timur, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menuturkan, para senator terpilih supaya  mengagendakan secara lebih sistemik mengenai program yang ada di masing-masing kementrian lembaga. Karena hal itu menjadi kebutuhan relevan, efektif, signifikan bagi masing-masing provinsi yang diwakili. “Komunikasi secara formal dalam sebuah raker dengan menteri iku kok wajib,” ucapnya.

Mantan menteri sosial ini menilai, DPD dengan beban yang lebih berat mestinya mendapatkan peran yang lebih signifikan, terutama peran-peran legislasi. “Sehingga apa yang menjadi aspirasi didaerah masing-masing terkonstuksi melalui regulasi, dalam hal ini adalah undang-undang,” tuturnya.

Sementara itu, senator asal Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, dalam bukunya menyebut, bahwa ia percaya semua anggota DPR RI memiliki harapan untuk mewujudkan sistem ketatanegaraan yang ideal.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih periode 2019-2024 dari wilayah Provinsi Jawa Timur ini, mendorong kepemimpinan kolektif di lembaga tersebut. “Karena setiap senator yang terpilih di DPD adalah pemimpin. Mereka tokoh di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

La Nyalla mengungkapkan, ajang silaturahmi dengan para senator yang digagasnya ini sekaligus untuk membangun komitmen agar selama menjabat ke depan dapat membawa lembaga DPD lebih kuat. “Selama ini DPD terkesan belum menjalankan funfsinya. Padahal amandemennya sudah ada tapi tidak dijalankan,” ujarnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, ke depan para senator tersebut bertekad menjalankan amandemen yang sudah ada, serta sepakat untuk membawa lembaga DPD yang lebih kuat dan bermartabat.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri senator asal DKI Jakarta, Fahira Idris; senator asal Jawa Barat, Eni Sumarni; senator asal Jawa Tengah, Bambang Sutrisno; dan senator asal Sumatera Utara, Mohammad Nuh.

Editor
M Saleh
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button