Wabup Beltim: Kepala Desa dan BPD Jangan Sungkan Keluarkan Dana Membangun WC Umum

Abadikini.com, MANGGAR – Wakil Bupati (Wabup) Belitung Timur (Beltim) Burhanudin memohon agar Kepala Desa (Kades) dan BPD untuk tidak sungkan-sungkan membangun jamban umum dalam mengurangi masyarakat yang sering buang air besar sembarangan (BABS). Hal demikian disampaikannya saat memberikan arahan dalam acara Deklarasi Stop BAB Sembarangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Cendil, Kamis (1/8).

“Saya mohon betul kepada Pak Kades dan BPD untuk jangan sungkan dalam mengeluarkan dana untuk membangun jamban umum (WC Umum) agar tidak BAB Sembarangan, tapi jamban umum itu bukan dikuasai perorangan tapi dibangun di atas lahan yang clear dan dimanfaatkan oleh orang ramai,” ujar Aan sapaan akrabnya.

Aan yang juga merupakan mantan Kepala Bappeda Beltim berpesan untuk bersama-sama dalam menuntaskan permasalahan BABS karena bisa mengangu masyarakat dalam segi kesehatan dan lain-lain.

“jadi bayangkan kalau ada masyarakat yang BAB sembarangan dan satu ekor lalat yang pernah hinggap di kotoran kita membawa berjuta-juta bakteri dan hinggap dan melekat di makanan-makanan kita maka penyebaran bakteri dan penyebaran penyakit dan segala macam tentunya akan menggangu masyarakat kita, oleh karena itu saya berpesan mari kita sama-sama untuk menuntaskan ini,” pesan Aan.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Cendil Maman Suhermanto menjelaskan bahwa di Desa Cendil sendiri masyarakat yang tidak memiliki jamban pribadi sudah tidak begitu banyak lagi karena pihak desa tiap tahunnya selalu menganggarkan untuk pembangunan jamban umum di setiap dusun.

“Untuk sekarang masyarakat yang BAB sembarangan sudah tidak banyak lagi Karena kita per dusun tiap tahunnya sudah menganggarkan untuk membuat jamban umum,” jelas Maman saat diwawancarai seusai acara.

Maman menambahkan adapun jumlah rumah yang tidak memiliki jamban pribadi di Desa Cendil saat ini sekitar 20an, dan itupun dikarenakan rumahnya baru selesai dibangun sehingga masih belum memiliki jamban pribadi.

“Untuk di desa cendil ini ada sekitar 20an rumah yang tidak memiliki jamban pribadi, di Dusun Pesarakan ada Lima rumah sedangkan di Dusun Cendil sendiri ada 20an rumah, itu pun rumah yang tidak memiliki jamban pribadi ini dikarenakan masih baru atau rumahnya baru selesai dibangun sehingga masih belum memiliki jamban sendiri,”tambahnya.

Menurut Maman solusi mengurangi masyarakat yang sering BAB sembarangan ialah dengan memberikan himbauan dan pemahaman kepada masyarakat bahwa BAB sembarangan merupakan tindakan tidak baik untuk kesehatan, selain dari pembangunan jamban umum.

“Pertama kita Pemerintah desa Cendil selalu memberikan himbauan dan kesadaran kepada masyarakat karena masyarakat ini kan perlu pemahaman bahwa BAB sembarangan ini tidak baik untuk kesehatan, kedua kita akan terus menambah jamban umum ini biar tercover semuanya,” ujarnya.(yas)

Editor
M Saleh
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button