Gubernur Sulsel Minta Media Profesional

Abadikini.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah berharap media bekerja secara profesional sebagai penyedia layanan informasi untuk masyarakat umum.

“Kita berharap media itu harus bekerja secara profesional. Kita berharap besar kepada Gowa Mo mari menjadi mitra strategis kita,” tegas Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di acara deklarasi Group Wartawan Media Online (Gowa Mo), di Gedung Karaeng Pattingalloang Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Sulaiman, Makassar, Sabtu (3/8).

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini berharap organisasi jurnalis ini bisa menjadi lembaga pengontrol pemerintah yang dipimpinnya bersama Andi Sudirman Sulaiman sebagai Wakil Gubernur Sulsel.

“Harapan besar kita adanya Gowa Mo ini bisa menjadi kontrol untuk pemerintah dan kontrol juga untuk masyarakat,” katanya

Alumni Unhas Makassar ini memberikan apresiasi atas terbentuknya Group Wartawan Media Oinline ini. Kita berharap dengan adanya organisasi ini, maka sinergi antara Pemerintah Provinsi dan berbagai media online bisa semakin ditingkatkan, sehingga sosialisasi atas program-program strategis pemerintah bisa berjalan dengan lebih cepat lagi.

“Tentu secara formal terdapat organisasi yang menjalankan fungsi tersebut, seperti BPK, Kejaksaan, bahkan KPK. Namun, unsur lain yang juga menjalankan fungsi ini dalam sebuah demokrasi adalah unsur pers,” kata guru besar Unhas Makassar itu.

Mantan Sekjen Apkasi Indonesia itu Nurdin Abdullah menyampaikan pentingnya peran jurnalis dan pers dalam menjaga demokrasi di negara kita tercinta ini. Kita tentu menginginkan negara kita terus bertumbuh dan menjadi salah satu negara maju di dunia, dan semua hal tersebut dapat tercapai kalau kita bisa menjaga kestabilan dan situasi kondusif negara ini.

“Saya berharap pers bisa menjadi garda terdepan untuk mencegah beredarnya fitnah dan hoaks, karena dua hal itulah yang bisa menimbulkan kegaduhan dan suasana yang tidak stabil. Inilah yang saya maksud dari hubungan yang konstruktif, yang menghasilkan pemberitaan yang berimbang, berbasis fakta, dan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulsel,” jelas alumni Universitas Jepang itu.

Pada kesempatan ini juga, Prof Nurdin Abdullah menceritakan bagaimana dirinya memimpin kabupaten Bantaeng selama 10 tahun dengan mengunakan manejemen pemerintahan cabut gigi.

Menurutnya, kalau satu gigi yang sakit maka jangan tunggu sampai merembes kepada gigi yang lainnya. Sebelumnya itu terjadi maka, pemerintah dibawah kepemimpinannya langsung mencabut bila ada pejabat seperti demikian.

“Saya di Bantaeng dulu melakukan manejemen cabut gigi, kalau satu yang sakit langsung cabut jangan tunggu tertular ke yang lainnya,” pungkasnya.

Editor
M Saleh
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button