Panitia Kejuaraan Atletik Laskar Pelangi Open Targetkan 500 Peserta dari Seluruh Indonesia

Abadikini.com, MANGGAR – Setelah vakum selama tiga tahun, ajang Kejuaraan Atletik Laskar Pelangi Open (KALPO) kembali digelar di tahun 2019 ini. Bukan hanya sekedar kejuaraan nasional, kegiatan yang akan berlangsung di Stadion Utama Kabupaten Belitung Timur dari 11 hingga 14 September 2019 mendatang ini sekaligus untuk babak kualifikasi PON XX tahun 2020 di Papua.

Sebanyak 20 nomor dalam atletik akan pertandingkan, baik untuk putra dan putri. Mulai dari lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 3.000 meter staples change, marathon 5.000 meter, marathon 10.000 meter, 100 meter gawang, 400 meter gawang, 4×100 meter, 4×400 meter, lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing, lempar martir dan jalan cepat.

Ketua Panitia KALPO 2019, Evi Nardi mengungkapkan pendaftaran sudah mulai dibuka. Undangan pun sudah dikirimkan ke seluruh Pengprov dan Pengcab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) serta club-club atletik seluruh Indonesia.

“Saat ini sudah ada beberapa yang daftar. Bahkan dari Kabupaten Yapen di Papua sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut di sini,” ungkap Evi sesuai Rapat di Kantor KONI Beltim, Jum’at (26/7/19)

Ketua Pengcab PASI Kabupaten Beltim itu mengatakan selain menyiapkan medali emas, perak dan perunggu panitia juga akan memberikan uang pembinaan dengan total Rp 125 juta. Jumlah itu jauh berkurang dari ajang KALPO 2016 yang mencapai kurang lebih Rp 250 juta.

Suasana Rapat Panitia Kejuaraan Atletik Laskar Pelangi Open (KALPO) di Kantor KONI Beltim, Jum’at (26/7/19)

“Anggaran untuk hadiah kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan. Namun kita optimis antusias atlet tetap akan tinggi,” kata Evi.

Didampingi Sekretaris PASI Beltim, Sahimanto Evi menargetkan setidaknya 500 orang atlet dari seluruh Indonesia akan mengikuti KALPO 2019. Bahkan menurutnya jumlahnya akan melebihi target mengingat ajang sekaligus untuk kualifikasi PON XX di Pupua.

“Kebetulan ajang ini merupakan babak kualifikasi terakhir untuk PON XX di Papua. Artinya atlet atletik dari seluruh Indonesia yang belum lolos kualifikasi harus ikut kalau ingin ikut bertanding dalam PON XX,” ujarnya. @2!

Editor
M Saleh
Topik Berita

Berita Terkait

Berita Terkait

Close
Back to top button
Close