Wiranto: Isu Kecurangan Selalu Muncul Sejak Pemilu 1999

Abadikini.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, menyebutkan, isu kecurangan setiap perhelatan pesta demokrasi selalu muncul. Namun, penyelesaian kecurangan sepatutnya ditempuh melalui jalur hukum.

“Pemilu 1999, Pemilu 2004, Pemilu 2009, Pemilu 2014 selalu isu kecurangan itu ada. Saya juga mengalami. Coba diingat. Ya tidak ada masalah selama dilaksanakan, diselesaikan lewat jalur hukum,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Wiranto mengingatkan, dugaan kecurangan tidak bisa diselesaikan sendiri. Begitu halnya jika penyelesaian kecurangan melalui aksi jalanan. Sebab, lanjut Wiranto, sudah jelas itu melanggar ketentuan perundangan yang mengatur keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini negara hukum. Jadi jangan sampai ada pelanggaran hukum. Kalau pelanggaran hukum itu dilakukan, maka akan berhadapan dengan penegak hukum. Tidak boleh menghasut massa untuk bergerak dari satu klaim sepihak,” tegas Wiranto.

“Dari awal kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan kepolisian dengan TNI dengan lembaga penegak hukum. Kita sudah wanti-wanti jangan sampai ada gerakan massa yang mengganggu ketertiban ketertiban umum, mengganggu keamanan nasional,” tambah Wiranto.

Wiranto menuturkan, penyelesaian perkara hasil Pemilu ditempuh lewat Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau ribut-ribut yang diributkan apa? Kita sudah punya sistem, punya aturan, punya aparat penyelenggara Pemilu. Yang menyangkut kecurangan, ketidakpuasan, ada lembaganya Mahkamah Konstitusi,” ucap Wiranto.

Editor
Muhammad Saleh
Sumber Berita
Beritasatu
Topik Berita

Berita Terkait

Berita Terkait

Close
Back to top button
Close