Jelang Pemilu, Rupiah Terpantau Menguat

Abadikini.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terpantau menguat menjelang hari pemilihan presiden besok hari. Pada penutupan perdagangan rupiah berada di level Rp14.085 per USD.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Pieter Abdullah menjelaskan penguatan rupiah yang saat ini terjadi seiring masih derasnya aliran masuk modal asing ke pasar saham dan obligasi domestik (portofolio).

“Tahun ini juga demikian aliran modal portfolio justru mengalir deras,” kata Pieter, Selasa, 16 April 2019.

Piter meramalkan pergerakan nilai tukar rupiah selama satu tahun akan berada di level Rp14.100 sampai Rp14.300 per USD. Namun, pasca pemilu ia melihat faktor teknikal dan isu global akan menjadi sentimen.

“Faktor teknikal dan isu global bisa membawanya kembali melemah,” ujar dia.

Mengutip dari Medcom.id, Piter juga menambahkan, jika setelah pemilihan umum pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru yang bisa lebih meyakinkan pasar, nilai mata uang Garuda berpotensi kembali melanjutkan tren penguatan.

“Kecuali kalau pemerintah yang baru bisa mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru yang meyakinkan pasar,” tukas dia.

Seperti diketahui, mata uang rupiah bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan hari ini. Bloomberg mencatat mata uang rupiah melemah 22,5 poin dengan berada pada Rp14.085 per USD.

Kemudian Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah melemah 25 poin dengan berada pada Rp14.080 per USD. Bank Indonesia melansir mata uang rupiah menguat tipis dengan berada pada Rp14.066 per USD.

Editor
Selly
Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close