Sandiaga Uno Akui Tak Mampu Bayar Uang Relawan untuk Menjadi Saksi

Abadikini.com, JAKARTA – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengakui kekurangan dana untuk membiayai saksi saat penghitungan suara di TPS pada pencoblosan Pemilu 17 April 2019. Karena itu dia menyerukan kepada para relawan Prabowo-Sandi untuk menjadi saksi dalam penghitungan suara.

Sandi meminta para relawan menunggu di TPS hingga penghitungan suara selesai. Hal ini disampaikan usai menghadiri silaturahmi warga Bugis- Makassar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019).

“Saya sudah mengimbau kepada relawan untuk menjadi saksi, karena kita kekurangan dana untuk membiayai saksi. Jadi semua harus jadi saksi,” jelasnya.

Sandiaga juga mengimbau kepada relawannya, khususnya dari kalangan ibu-ibu, agar menyiapkan dan membawa makanan ke TPS. Karena diperkirakan penghitungan suara akan berlangsung hingga sore bahkan malam hari.

“Per TPS, emak-emak mengorganisasi 15 emak-emak per TPS untuk membawa makanan,” ujarnya.

Terkait hasil survei beberapa lembaga dimana pasangan Prabowo-Sandi diprediksi kalah, Sandi menyebut survei internal yang dilakukan timnya justru menunjukkan hasil sangat baik dalam dua pekan terakhir. Hasil ini, kata dia, sama seperti hasil survei pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2016 lalu.

“Ini kayak dejavu. Ini kayak rekaman ulang, semua bilang ada turbulensi, akan ada migrasi dan ini last minute dengan sentimen yang positif, momentum yang terbangun dan Insya Allah kami akan memuncaki dan menghadirkan realisasi harapan masyarakat untuk perubahan,” ucapnya.

  • 162
    Shares
Editor
Bobby Winata
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close