Kehadiran Aris di Pulau Sumbawa Sebagai Figur Perekat Masyumi

Abadikini.com, JAKARTA – Caleg DPR RI Partai Bulan Bintang H. Aris Muhammad terus lakukan sosialisasi di dapil NTB 1 Pulau Sumbawa dari ujung Sumbawa dan akan menghabiskan sisa waktu kampanya di daerah Kabupaten Bima.

Bendahara DPP PBB ini menyakan banyak cerita atau keluhan-keluhan langsung yang didapat dari Masayarakat di Pulau Sumbawa saat didatanginya.

Menurut Aris Muhammad, Masalah air, pupuk untuk pertanian maupun gaji pegawai yang tidak sepadan dengan kebutuhan menyambung hidup setiap harinya. “Ya banyaklah keluhan dan cerita suka duka yg disampaikan,” ujar Aris saat di hubungi Abadikini.com, Rabu (3/4/2019).

Aris hanya menitip pesan untuk tetap bersabar istiqomah dalam menjalani kehidupan dan sambil menunggu kehadiran Para Anggota Dewan  baru yang dapat memperjuangkan asapirasi Rakyat.

Karen, menurut Aris, mereka butuh figur yang dapat membantu atau paling tidak ada Anggota Dewan yang dapat “mengatasi persoalan masyarakat,” imbuhnya

Disisi lain selama kunjungannya di daerah pelosok, Aris berhasil membangkitkan kembali eksitensi Masyumi yang jarang dibina oleh Tokoh-tokoh selama ini.

Sementara, salah satu tokoh putra pendiri PBB Kabupaten Dompu, Opan HM. Yakub MT, Ruslan Yakub menilai dengan kehadiran caleg DPR RI nomor urut 1 Aris Muhammad dari PBB ini dapat menumbuhkan kembali semanagat kelurga bulan bintang Masyumi.

“Alhamdulillah Masyumi telah hidup dan bergairah kembali selama Aris blusukan ke basis2 Masyumi yang sudah matisuri, kehadiran Aris di Pulau Sumbawa sungguh sangat mengharukan, kami jadi ingat masa masa keemasan PBB sebagai partai yang berbasis Perjuangan¬† Masyumi era 1998an,” ujarnya Ruslan saat dihubungi.

Ruslan menambahkan, Aris hadir membawa kesejukan bagi kami, dan serasa kami reuni dan bertekad memenangkan Aris Muhammad menuju Senayan, “kini saatnya memontumnya Masyumi melalui PBB untuk eksis kembali,” harapnya.

Selain itu, Aris membenarkan apa yang di katakan para tokoh2 lainnya perihal kehadirannya di Dapil Sumbawa.

“Iya betul”, kata Aris. menurtnya, beberapa tempat ia datangi banyak masyarkat yabg kaget dan sontak ketika Logo PBB diperlihatkan. Selain itu kata Aris, ada juga tokoh2 sepuh sempat meneteskan air mata haru dan mengaharapkan agar Masyumi bangkit dan memperjuangkan tuntunan syariah Islam di negara yang mayoritas muslim di Indonesia, “tetapi juga tidak bermaksud mendirikan Negara Islam,” tegasnya.

Ada juga yang menggelitik kata Aris, saat blusukannya di Dapil, rupanya ada juga Caleg dari Partai lain yang sering melontarkan Hasil Survey Partai orang lain, “layaknya seperti Tim Surveyor yang menyampaikan hasil riset lembaganya,” terangnya.

Ia tertawa melihat kelas Caleg yang demikian, mestinya kata Aris, mereka sampaikan visi misinya dengan jelas kepada Masyarakat Dapil nya, agar yang bersangkutan memdpt simpati terhadap program yang disampaikannya, bukannya menjelekan partai orang lain.

“Jangan jumawa lah… seriuskan saja visi misinya dan program kerja ke depannya… kok sibuk bahas Partai orang? Lah apa sudah sangat yakin Partainya atau Calegnya Lolos?,” tanya Aris.

Aris juga berkeluh kesah soal baliho-balihonya banyak yang raib atau hilang dicabut, sementara baliho caleg2 partai lain masih gagah-gagah. “Tidak fair dan tidak gentlemen. Fair play dong. Mari kita berkompetisi secara sehat dan bermartabat,” demikian ujar aris menutupi pembicaraanya.

  • 169
    Shares
Editor
Muhammad Saleh
Topik Berita

Baca Juga