Kebohongan Publik Daya Ledaknya Luar Biasa dan Berbahaya

Abadikini.com, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyoroti maraknya informasi hoaks yang menyudutkan kredibilitas penyelenggara pemilu. Hasilnya, lebih banyak masyarakat yang memberikan respons negatif lewat caci maki di media sosial yang ditukan kepada penyelenggara pemilu..

“Kalau ada berita bohong yang diyakini publik bahwa penyelenggara pemilu tidak netral maka dampaknya ke kami itu isi medsos laknat ke kita semua. Padahal bisa dua sisi, misalkan mendoakan kekuatan hati kita melakukan penyelenggaraan pemilu kan positif. Tapi ada juga kan yang laknat dan tidak seleai,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Afifuddin menjelaskan, seperti kasus hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos dan puluhan juta DPT siluman. Isu semacam itu seharusnya dapat disikapi dengan arif dan bijak oleh masyarakat.

“Bagaimana framing publik terhadap penyelenggara pemilu. Pentingnya tabayun. Karena ini menurut saya punya daya ledak tinggi. Kebohongan publik daya ledaknya luar biasa tinggi dan berbahaya,” jelas dia.

Menurutnya, untuk menjawab rangkaian hoaks tersebut, Bawaslu berkomitmen menjalankan proses penyelenggaraan pemilu dengan sebaik mungkin agar hasilnya pun bisa diterima. Berbagai cacat yang mampu mencederai proses penyelenggaraan pemilu akan ditekan kemunculannya dengan maksimal.

“Bawaslu memastikan kualitas hasilnya baik lewat prosesnya. Kalau diyakini proses penghitungan suara tidak ada kecurangan kan semua pihak bisa terima. Tapi kalau ada curiga, maka akan sangat mungkin disoal. Maka menjaga kualitas proses itu menjadi tugas Bawaslu,” kata Afifuddin.

Lebih lanjut dikatakan Afifuddin, terlebih, dampak dari tidak percayanya masyarakat terhadap hasil pemilu akan menimbulkan masalah lanjutan. Paling parah, pemilu mesti diulang dan hal itu sangat melelahkan bagi semua pihak, juga pemborosan terhadap anggaran negara.

“Bagi penyelenggara, yang menang A atau B nggak masalah. Yang penting prosesnya bisa berjalan baik dan hasilnya bisa diterima semua pihak,” pungkas Afifuddin..

  • 3
    Shares
Editor
Irwansyah
Topik Berita

Baca Juga